Selasa, 15 Syawwal 1440 / 18 Juni 2019

Selasa, 15 Syawwal 1440 / 18 Juni 2019

Inzaghi Nilai VAR Angkat Keceriaan dari Sepak Bola

Ahad 31 Des 2017 10:05 WIB

Rep: Taufiq Alamsyah Nanda/ Red: Israr Itah

Simone Inzaghi

Simone Inzaghi

Foto: EPA-EFE/CLAUDIO PERI

REPUBLIKA.CO.ID milan -- Pelatih Lazio Simone Inzaghi mengatakan, sistem tayang video (VAR) yang diujicobakan di Serie A telah menghilangkan antusiasme dari sepak bola. Hal tersebut ia ungkapkan usai timnya melakoni laga kontra Inter Milan pada Ahad (31/12) dini hari WIB.

Dalam pertandingan di Giuseppe Meazza yang tidak menghasilkan gol tersebut, wasit Gianluca Rossi sempat menganulir keputusan tendangan penalti yang diberikan kepada Lazio. Alih-alih menjadi peluang emas bagi tim tamu, Rossi membatalkannya usai melihat tayangan VAR.

Inzaghi menghitung bahwa keputusan VAR telah membawa kerugian tujuh poin bagi timnya sejauh musim ini. Namun demikian, dia lebih mengkhawatirkan efek yang ditimbulkannya pada pemain, pelatih dan penggemar.

"Menurut saya (ini) benar-benar negatif karena menghilangkan kegembiraan dari sepak bola. Pemain tidak saling berpelukan setelah mencetak gol lagi. Sebaliknya, mereka melihat langsung ke arah wasit," kata dia dikutip dari Football Italia.

Ia menyebut VAR mengangkat kegembiraan menjauh dari para penggemarnya. Menurut dia, ini menghilangkan adrenalin dan kenikmatan sepak bola. (Baca: Candreva Bantah Meludah ke Pendukung Inter)

Inzaghi justru memberikan pujian kepada Liga Europa di manaLazio juga turut bermain. Di kompetisi level dua Benua Biru ini tidak menerapkan VAR dalam pertandingan. "Saya lebih banyak menikmati pertandingan Liga Europa," katanya.

Lazio mendapat hadiah penalti setelah umpan silang Ciro Immobile membentur tangan bek Inter Milan Skriniar. Namun, wasit berubah pikiran setelah menggunaka VAR dan memutuskan itu adalah handball yang tidak disengaja.

Serie A termasuk di antara beberapa kompetisi di mana teknologi VAR sedang diuji coba sebelum badan pembuat undang-undang sepak bola (IFAB) memutuskan menyetujui penggunaannya secara permanen.

Presiden FIFA Gianni Infantino telah mengatakan bahwa dia ingin menggunakannya di Piala Dunia dan IFAB diperkirakan akan mengambil keputusan pada bulan Maret mendatang.

Dalam beberapa laga Serie A musim ini, kerap kali seorang pemain mencetak gol dan merayakannya, sebelum akhirnya melihat wasit yang sedang berkonsultasi dengan VAR.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA