Tuesday, 1 Ramadhan 1442 / 13 April 2021

Tuesday, 1 Ramadhan 1442 / 13 April 2021

Alasan Moratti Percayakan Inter Milan pada Erick Thohir

Rabu 04 Dec 2013 17:16 WIB

Rep: Adi Wicaksono/ Red: Fernan Rahadi

 Presiden klub Inter Milan Erick Thohir (kiri) bersama Massimo Moratti memegang jersey Inter Milan saat mereka berpose sebelum konferensi pers di Milan, Jumat (15/11).

Presiden klub Inter Milan Erick Thohir (kiri) bersama Massimo Moratti memegang jersey Inter Milan saat mereka berpose sebelum konferensi pers di Milan, Jumat (15/11).

Foto: Reuters/Alessandro Garofalo

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Awal pekan ini menjadi momentum yang bahagia bagi Massimo Moratti. Presiden Kehormatan Inter Milan itu ditasbihkan sebagai salah satu legenda dalam sejarah sepak bola Italia.

Penasbihan Moratti dalam jajaran FIGC Hall of Fame dilangsungkan di Palazzo Vecchio, Florence. Ia mendapatkan penghargaan prestisius tersebut sebagai ofisial klub terbaik. "Saya sangat bangga menerima penghargaan ini. Adalah sebuah kehormatan dan keistimewaan untuk keluarga saya bisa mengelola Inter," kata dia seperti dilansir laman resmi klub.

Pada kesempatan itu, Moratti memaparkan sedikit alasannya menjual saham mayoritas Inter kepada Erick Thohir. Moratti menilai, pengusaha asal Indonesia itu memiliki passion yang luar biasa untuk Inter. "Saya percaya ini waktu yang tepat bagi klub untuk membenahi diri dan memulai proses internasionalisasi," ujarnya menambahkan.

Moratti tak memungkiri, menjual klub yang ia warisi dari ayahnya itu bukanlah sesuatu yang mudah. Apalagi, ketika ada pertanyaan apakah dirinya tak lebih baik mewariskan klub ke anaknya. "Apakah saya ingin melihat anak saya Angelomario menjalani karier yang sama dengan saya? Iya. Tapi, ayah saya tak pernah menyuruh saya menangani Inter. Dia hanya berkata, 'Mari kita lakukan sesuatu yang menyenangkan,'" ungkap Moratti.

Tidak hanya soal internasionalisasi yang membuat Moratti memercayakan Inter pada Thohir. Moratti juga yakin Thohir memiliki strategi bagus soal kebijakan transfer pemain. "Kemarin Thohir mengatakan pada saya bahwa setiap pihak akan dilibatkan di pasar transfer. Saya pikir mereka akan memulainya bersama pelatih."

Selain Moratti, sejumlah nama-nama besar lain juga mendapat kehormatan sebagai anggota Hall of Fame. Mereka di antaranya adalah mantan pemain AC Milan Franco Baresi, mantan pelatih Juventus dan AC Milan Fabio Capello, dan mantan pemain Fiorentina Gabriel Batistuta. "Ada banyak pemain lain yang telah melakukan hal luar biasa di sepak bola Italia. Karena itu, saya sangat bangga mendapat penghargaan ini," ujar Baresi.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA