Wednesday, 24 Syawwal 1443 / 25 May 2022

Soal Inter Milan, Erick Thohir Belum Bisa Beri Kepastian

Selasa 30 Jul 2013 20:46 WIB

Rep: Umi Lailatul Ahdiyah/ Red: Fernan Rahadi

Erick Thohir

Erick Thohir

Foto: Repubika/Agung Fatma Putra

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rencana apakah pengusaha Indonesia Erick Thohir akan membeli klub Italia Inter Milan masih menjadi misteri. Erick menegaskan hingga kini pihaknya masih belum mencapai kesepakatan terkait rencana tersebut.

‘’Deal-nya akan terjadi atau tidak, saya tidak tahu. Berapa lama waktu deal-nya, saya juga tidak tahu,’’ katanya saat berkunjung di Kantor Republika, Selasa (30/7).

Pemilik Mahaka Group ini mengaku tak ingin tergesa-gesa soal pembelian Inter. Ia juga tidak memberikan batas waktu kapan harus menyelesaikan kesepatan tersebut atau meninggalkannya.

‘’Masih banyak perbedaan yang perlu kami sepakati agar Inter juga bisa berjalan dengan baik. Jangan nanti malah ada dua owner dan dua komando. Ini malah menjadi kurang bagus,’’ katanya.

Ia menjelaskan alasan kenapa begitu berhasrat ingin membeli Inter tak lain demi memajukan klub sekota AC Milan itu. ‘’Saya ingin meningkatkan kinerja bisnis. Bagaimana bisa mengantarkan Inter dikenal sebagai klub sepuluh besar di level global,’’ katanya.

Pemilik DC United itu juga tak terlalu memusingkan besaran saham yang akan dibelinya dari klub berjuluk Nerazzurri itu. ‘’Mau memiliki saham minoritas atau mayoritas itu adalah poin nomor dua. Yang menjadi poin utama saya adalah bagaimana menjadi partner yang baik,’’ ungkap Bos Mahaka ini.

Dalam kesempatan itu, pemilik DC United itu juga membantah kabar yang beredar bahwa ia juga berencana mendatangkan sejumlah pemain diantaranya Radja Nainggolan. ‘’Saya kan belum jadi pemilik, tapi saya rasa yang lebih mengerti itu (pemain-red) adalah pelatih,’’ lanjutnya.

Hal senada juga berlaku pada rumor terkait kedatangan mantan Direktur Olahraga Leonardo ke Inter. ‘’Saya belum berani berkomentar karena belum memiliki,’’ ujarnya.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA