Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Pochettino Optimistis Alli Bisa Main di Final Liga Champions

Senin 13 May 2019 21:26 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Bayu Hermawan

Mauricio Pochettino

Mauricio Pochettino

Foto: EPA-EFE/KOEN VAN WEEL
Pochettino mengatakan Dele Alli kemungkinan bisa main di final Liga Champions.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Gelandang serang asal Inggris, Dele Alli, mesti ditarik keluar pada jeda pergantian babak saat Tottenham Hotspur ditahan Everton, 2-2, di laga pamungkas Liga Primer Inggris, Ahad (15/5) malam WIB. Delle Alli dikhawatirkan bakal absen kala Spurs meladeni permainan Liverpool di partai final Liga Champions, Sabtu (1/6) waktu sempat.

Namun, pelatih Spurs Mauricio Pochettino menegaskan, keputusannya untuk menarik Alli di laga kontra Everton justru merupakan upaya agar gelandang serang berusia 23 tahun itu tidak mengalami cedera yang lebih serius. Pelatih asal Argentina itu menyebut, sebelum laga kontra Everton, Alli mengaku sempat mengalami masalah terkait kondisinya. Pochettino pun optimis, dengan masa istirahat yang cukup, Alli bisa diturunkan di laga kontra Liverpool.

''Jadi sebagai bentuk kehatian-hatian, saya menarik dia keluar. Saya rasa, tidak akan ada masalah (kesiapan Alli jelang laga final Liga Champions). Kami akan mengevaluasi kondisinya, tapi mungkin dia sedikit kelelahan. Saya rasa, kondisi ini cukup normal,'' kata Pochettino seperti dikutip Four Four Two, Senin (16/5).

Dalam beberapa laga terakhir, Alli memang tidak pernah absen di skuat Spurs, termasuk menyingkirkan Ajax Amsterdam di babak semifinal Liga Champions. Selain Son Heung-Min, gelandang serang berusia 23 tahun itu menjadi andalan di lini depan Spurs pasca cederanya Harry Kane.

Terkait keberhasilan timnya menembus final Liga Champions musim ini, Pochettino mengungkapkan, target utama Spurs adalah memangkas jarak kualitas dengan tim-tim terbaik di kancah sepak bola Eropa. Eks pelatih Southampton itu menegaskan, timnya sudah berada di jalur yang tepat untuk bisa tumbuh menjadi salah satu tim besar di Eropa.

Tidak hanya itu, Pochettino juga tidak mau terpaku dengan perbandingan yang ada antara Spurs dengan Arsenal. Pada musim ini, Spurs kembali berhasil finish di atas rival sekotanya tersebut, atau dalam tiga musim secara beruntun. Finish di peringkat keempat, Spurs unggul satu poin atas The Gunners di papan klasemen akhir Liga Primer Inggris musim ini.

''Inilah yang kami lakukan. Secara bertahap, kami telah memangkas jarak kualitas dengan tim-tim besar di Eropa. Saya kira, kami berada di jalur yang tepat. Kami tidak perlu berpikir soal capaian tim lain, kami harus bisa fokus pada peningkatan permainan kami sendiri,'' tutur Pochettino.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA