Monday, 25 Zulhijjah 1440 / 26 August 2019

Monday, 25 Zulhijjah 1440 / 26 August 2019

Guardiola: Hanya Trofi yang Bisa Bungkam Kritik

Jumat 10 May 2019 22:00 WIB

Red: Israr Itah

Pep Guardiola usai timnya menang atas Burnley pada pertandingan Ahad (29/4)

Pep Guardiola usai timnya menang atas Burnley pada pertandingan Ahad (29/4)

Foto: EPA
City unggul satu poin dari Liverpool menjelang pertandingan terakhir musim ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Manchester City Pep Guardiola menyatakan, timnya hanya akan dinilai berdasarkan trofi yang mereka menangkan. Kegagalan menyegel gelar juara Liga Primer pada Ahad (12/5), kata Guardiola, dapat menimbulkan kritik yang akan berusaha menghancurkan City.

"Kami melihat hal itu di Liga Champions. Ketika Anda tersingkir, semua orang menghancurkan tim, menghancurkan klub, menghancurkan manajer," kata Guardiola pada konferensi pers, dikutip Reuters, Jumat (10/5).

Baca Juga

City unggul satu poin dari Liverpool menjelang pertandingan terakhir musim ini. Kemenangan di Brighton & Hove Albion akan memastikan the Citizens menjadi tim Inggris pertama yang mempertahankan gelar juara liga sejak Manchester United pada 2009.

Pelatih asal Spanyol itu mewaspadai kritik jika Liverpool berhasil menyalip City di garis finis. Menurut Guardiola, timnya akan dihakimi jika gagal sehingga mereka harus menang.

"Itu tidak akan mengubah pendapat saya tentang apa yang telah kami lakukan, tetapi jika Anda ingin kredit lebih banyak Anda harus menang. Kami pergi ke Brighton dan hanya berpikir untuk mencoba menang. Itulah situasi yang ideal...setelah itu kami merayakan atau memberi selamat kepada Liverpool," kata dia.

Liverpool, yang ingin mengakhiri penantuan 29 tahun untuk gelar Liga Inggris, unggul tujuh poin dari City pada Januari. Tapi sang juara berhasil mengejar dan menyalip

"Ini mimpi untuk berada di sini. Saya tidak berharap berada di posisi seperti sekarang," kata Guardiola.

Ia berjanji City akan bermain baik dengan mental yang tangguh. Ia tahu ini akan sulit, tapi timnya akan berusaha lebih fokus pada apa yang akan dilakukan. 

"Jika kami menang, kami tidak harus melihat hal lain," kata dia.

Gelandang Kevin De Bruyne bisa tampil pada laga terakhir musim ini. Ia telah pukih dari cedera hamstring yang berkelanjutan dalam kemenangan 1-0 atas Tottenham Hotspur, bulan lalu.

"Dia berlatih dua hari terakhir. Besok pelatihan terakhir. Dia bisa (terlibat)," kata Guardiola.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA