Monday, 19 Zulqaidah 1440 / 22 July 2019

Monday, 19 Zulqaidah 1440 / 22 July 2019

Guardiola Minta Para Pemainnya Tenang di Laga Terakhir

Sabtu 11 May 2019 07:48 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Endro Yuwanto

Pep Guardiola

Pep Guardiola

Foto: AP/Michael Probst
Para penggawa City harus tetap dalam rencana permainan untuk meraih gelar.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Pelatih Manchester City Pep Guardiola meminta pemainnya tenang ketika melawan Brighton & Hove Albion dalam laga pamungkas Liga Primer Inggris, di Amex Stadium, Ahad (12/5). Pertandingan tersebut layaknya laga final karena kemenangan wajib diraih City jika ingin gelar juara tetap dalam genggamannya.

Baca Juga

Pertandingan hari Ahad membuat Guardiola terkenang peristiwa kemenangan dramatis City ketika meraih gelar Liga Primer Inggris musim 2011/2012. Gelar itu merupakan pertama kalinya sejak 44 tahun. Situasi waktu itu mirip dengan kondisi saat ini sebab penentuan gelar harus ditentukan hingga akhir musim.

“Kami harus bermain dengan baik dan menjadi kuat secara mental, tahu itu akan sulit. Ini adalah bagaimana kami bereaksi bahkan jika kami memiliki momen buruk,” kata Guardiola dikutip dari Telegraph, Sabtu (11/5).

Mantan pelatih Barcelona itu meminta kepada pemainnya agar tetap fokus. Apabila dalam pertandingan mengalami kebuntuan, Guardiola meminta tim agar tetap tenang, terutama pikiran.

Guardiola mengatakan, mungkin permainan akan sedikit gila pada 10-15 menit terakhir. Namun sebelum itu, para penggawa City harus tetap dalam rencana permainan untuk meraih gelar.

Pengalaman memenangkan gelar secara dramatis pada musim 2011/2012, menurut Guardiola penting. Tapi itu hanya sedikit faktor untuk bisa mengangkat tropi. Bagi dia, permainan tim jauh lebih berkontribusi dalam melakoni laga terakhir.

Guardiola memiliki analisa tentang permainan Brighton yang bisa saja bermain bertahan dan hanya berharap peluang dari bola mati serta umpan-umpan panjang. Bek tengah Brighton sejauh ini juga bekerja sangat bagus.

Tapi semuanya bisa berubah ketika Brighton bermain di kandang sendiri. "Mungkin di kandang (sendiri) dalam pertandingan terakhir mereka memutuskan untuk melangkah lebih maju, tetapi kami telah berbicara tentang apa yang bisa kami harapkan dan bagaimana kami menangani kedua situasi itu," jelas Guardiola.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA