Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Van Gaal: Solskjaer "Parkir Bus" di Depan David De Gea

Ahad 21 Apr 2019 19:26 WIB

Red: Bayu Hermawan

Louis Van Gaal

Louis Van Gaal

Foto: REUTERS/John Sibley
Mantan pelatih MU menilai strategi 'parkir bus' masih jadi favorit Solskjaer.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan pelatih Manchester United Louis van Gaal kembali mengkritik taktik yang digunakan Ole Gunnar Solskjaer. Menurutnya, Solskjaer masih 'hobi' menggunakan taktik 'parkir bus', khususnya saat Manchester United menghadapi tim-tim besar.

Van Gaal mengakui Solskjaer memiliki dampak besar di awal menanggani the Red Devils, setelah Jose Mourinho dipecat pada Desember lalu. Namun, menurutnya setelah diperhatikan, Solskjaer tetap menggunakan taktik yang sama yang digunakan oleh Mourinho, dimana defensif menjadi taktik favorit yang digunakannya.

"United telah bermain anti-sepakbola, seperti yang saya katakan, tetapi jangan berpikir bahwa Ole juga tidak takut untuk memarkir bus, dia lebih defensif daripada yang anda pikirkan," ujarnya seperti dikutip dari Goal.com, Ahad (21/4).

"Saya telah menonton tim, karena saya selalu melihat United, dan Ole memarkir bus melawan Arsenal, dia melakukannya lagi saat melawan Tottenham di Liga. Dan menggunakan taktik yang sama saat melawan PSG dan Barcelona di Liga Champions," jelasnya.

"Dia bermain melawan semua tim besar seperti itu. Penekanannya lebih daripada bertahan dibandingkan menyerang atau ingin  bermain sepak bola dominan. Saya menyebutnya parkir bus, Ole tidak hanya memarkir bus di luar kotak penalti, dia juga memarkir bus tepat di depan (kiper) David de Gea," katanya lagi.

Van Gaal yang dipecat oleh manajemen Manchester United pada 2016 lalu melanjutkan, jika Setan Merah ingin menjadi kekuatan yang dominan di Inggris dan Eropa, maka harus melakukan gaya bermain yang berbeda.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA