Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Liverpool akan Hukum Oknum yang Lempar Suar ke Fan Chelsea

Selasa 16 Apr 2019 21:23 WIB

Red: Israr Itah

Fan Liverpol menyalakan suar. (ilustrasi)

Fan Liverpol menyalakan suar. (ilustrasi)

Foto: Peter Byrne/PA via AP
Seorang penggemar Chelsea yang masih kecil dilaporkan menderita serangan panik.

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Liverpool bekerja sama dengan polisi Merseyside akan mencari dan melarang suporter mereka yang melemparkan suar ke bagian pendukung Chelsea dalam pertandingan Liga Inggris, akhir pekan lalu. Polisi mengonfirmasi pada Senin (15/4) bahwa suar terlempar dari bagian atas Stand Anfield Road dan mendarat di tempat pendukung Chelsea di bawah, setelah Sadio Mane membuat Liverpool unggul 1-0.

Baca Juga

Tidak ada yang terluka dalam insiden itu. Namun seorang penggemar Chelsea yang masih kecil dilaporkan menderita serangan panik.

Liverpool berterima kasih kepada staf, pejabat, dan pendukung Chelsea atas simpati mereka mereka dalam peringatan 30 tahun bencana Hillsborough, di mana 96 pendukung Liverpool terbunuh. "Seperti biasa, mayoritas yang hadir di Anfield memastikan momen itu menjadi penghargaan yang pantas," kata seorang juru bicara Liverpool dikutip Reuters, Selasa (16/4).

"Namun sayang, suar dilemparkan ke selama babak kedua dan kami secara aktif bekerja sama dengan polisi Merseyside untuk menyelidiki masalah tersebut. Setiap orang yang ditemukan melakukan pelanggaran ini akan dilarang dari stadion kami."

Klub Merseyside juga menanggapi penggunaan nyanyian ofensif selama pertandingan yang dimenangkan Liverpool 2-0. Liverpool menilai nyanyian itu ofensif bagi pendukung Chelsea.

"Kami akan mendesak semua pendukung Liverpool untuk saling menghormati dan menghentikan nyanyian seperti itu karena mereka tidak mencerminkan inklusifitas yang diperjuangkan klub," kata juru bicara tersebut.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA