Thursday, 18 Safar 1441 / 17 October 2019

Thursday, 18 Safar 1441 / 17 October 2019

Proses Penyembuhan Harry Kane Ditentukan Pekan Depan

Sabtu 13 Apr 2019 12:30 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Endro Yuwanto

Harry Kane

Harry Kane

Foto: AP Photo/Kirsty Wigglesworth
Pochettino mulai mewaspadai cedera kapten timnas Inggris tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino mengatakan, kepastian berapa lama cedera Harry Kane akan ditentukan pekan depan, walaupun sang striker sudah divonis absen hingga akhir musim ini. Spurs sebelumnya telah mengkonfirmasi penyerang internasional Inggris itu mengalami pergeseran sendi pada engkel kirinya.

Kane mengalami cedera saat Spurs menang 1-0 atas Manchester City dalam leg pertama perempat final Liga Champions tengah pekan ini. Kane menderita cedera yang sama seperti saat lawan Manchester United beberapa pekan lalu. Ini membuatnya absen selama sebulan.

Namun Pochettino mengatakan, klub akan mendapatkan informasi yang lebih jelas setelah pemeriksaan oleh spesialis pekan depan. ''Itu (Cedera) yang sama (saat lawan United). Tapi pekan depan kami akan dapatkan jawaban yang lebih baik. Karena dia perlu dilihat oleh spesialis,'' ujar Pochettino dikutip dari Sky Sports, Sabtu (13/4).

Menurut Pochettino, klub harus memantaunya setiap hari. Namun untuk melakukan itu harus dipastikan terlebih dahulu seberapa parah cederanya, sebelum mulai berlatih bersama tim.

Kane memang menjalani proses penyembuhan dari cederanya yang terakhir. Tapi dengan cedera sendi engkel yang kelimanya sejak September 2016, Pochettino mulai mewaspadai cedera kapten timnas Inggris tersebut.

Walaupun, Pochettino tidak yakin cedera tersebut akan menjadi masalah besar karena klub akan menanganinya dengan dokter berpengalaman.''Kami dapat membuatnya berbeda di masa depan dan berharap itu menjadi yang terakhir kalinya ia mendapatkan cedera pada engkelnya,'' jelas dia.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA