Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Klopp Bicara Puasa Gol Salah dan Situasi Van Dijk

Rabu 03 Apr 2019 23:28 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Ratna Puspita

 Jurgen Klopp

Jurgen Klopp

Foto: AP/Rui Vieira
Klopp mengatakan puasa gol tak berarti karier Salah sudah berakhir.

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Pelatih Liverpool Juergen Klopp mengatakan, paceklik gol yang sedang melanda Mohamed Salah pada pertengahan musim Liga Primer Inggris 2018/2019 tidak mengganggu tim atau pemain lain. Paceklik gol juga tak berarti kariernya sudah berakhir.

Baca Juga

"Ketika semua orang berbicara tentangnya (Salah), saya tidak tahu berapa banyak pertandingan, dia sepertinya tak peduli tentang hal itu, sama seperti saya," jelas Klopp dikutip Four Four Two, Rabu (3/4).

Pemain berpaspor Mesir ini mencetak 44 gol dalam musim perdananya bersama the Reds. Akan tetapi, musim ini ia baru mengoleksi 20 gol di semua kompetisi, dan gagal mencetak gol dalam beberapa laga terakhir Liverpool.

Alhasil itu merupakan periode puasa gol terpanjang Salah sejak musim 2015/2016 lalu ketika masih memperkuat AS Roma  Namun, Klopp tetap kerasaan, gol yang ditunggu-tunggu bakal segera hadir dan Salah akan membuktikan hal itu.

"Kariernya belum berakhir! Seolah-olah dia bisa mencetak 20 gol tahun ini maka dia mencetak 60 di dua terakhir. Wow, itu tak terlalu buruk," sambung Klopp.

Karamnya Salah ternyata memberi berkah kepada dua rekan setimnya, Sadio Mane dan Roberto Firmino. Masing-masing mencetak 20 gol dan 14 gol sekaligus membantu Liverpool terus melaju di jalur positif.

Juru taktik asal Jerman memberikan informasi terbaru terkait situasi terkini bek Virgil van Dijk jelang bentrokan versus Southampton di Stadion St Mary's. "Sebenarnya tidak ada masalah besar. Setelah pertandingan, Anda berpikir tentang Van Dijk, tetapi ia berlatih dengan baik, benar-benar normal."

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA