Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Monday, 15 Safar 1441 / 14 October 2019

Menang Tipis Atas Fulham, Ini Kata Pelatih Liverpool

Senin 18 Mar 2019 01:59 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Bayu Hermawan

Penyerang Liverpool Sadio Mane (kiri).

Penyerang Liverpool Sadio Mane (kiri).

Foto: AP Photo/Kirsty Wigglesworth
Penampilan Liverpool dalam laga itu biasa saja, namun mendapatkan hasil sensasional.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Liverpool harus bersusahpayah untuk bisa menang atas Fulham, kala keduanya bertemu di pertandingan pekan ke-31 Liga Primer Inggris di Craven Cottage, Ahad (17/3). Pelatih the Red Jurgen Klopp mengatakan menilai penampilan Liverpool dalam laga itu biasa saja, namun mendapatkan hasil sensasional.

Klopp mengatakan, hasil sensasional yang dimaksud karena dengan kemenangan tipis itu, Liverpool bisa kembali memuncaki klasemen sementara Liga Primer Inggris, setidaknya hingga jeda internasional selesai. Klopp mengatakan, kemenangan yang diraih timnya berkat James Milner yang berhasil meredam rasa gugupnya saat mengeksekusi tendangan pinalti pada sembilan menit waktu normal yang tersisa.

Pada laga tersebut, The Reds telah membuka skor di pertengahan babak pertama melalui Sadio Mane, yang mana itu merupakan golnya yang ke-20 di musim ini. Namun, pada menit ke-74 Ryan Babel berhasil menyamakan kedudukan sementara.

Menurut Klopp dalam konferensi pers usai laga, dilansir dari laman resmi grup, dia menyebut anak asuhnya sudah memulai permainan dengan baik. Dia mengakui, Fulham merupakan klub yang hebat sehingga mampu mengganggu ritme permainan anak asuhnya.

"Saya lihat dua pertandingan terakhir, mereka adalah tim sepakbola yang sangat baik. Mereka bermain-main di sekitar gawang dan membuat kita banyak berlarian. Bagi kita, akan lebih mudah jika kita punya lebih banyak kesempatan untuk mendapatkan bola, kau takkan bisa mendapatkan bola karena mereka senang bermain-main," kata Klopp, dilansir dari laman resmi grup, Senin (18/3) dini hari WIB.

Menurut Klopp, cara bermain Fulham yang seperti itu justru merusak ritme permainan anak asuhnya. Klopp mengatakan, satu-satunya cara untuk dapat merebut bola dari Fulham adalah tetap terus mengejar dan menunggu mereka melakukan kesalahan. The Reds akhirnya bisa mencuri skor terlebih dahulu.

"Kita berhasil menciptakan gol yang mengagumkan dan kita harus mendapatkan lebih banyak lagi kesempatan seperti itu. Kita masih dominan, tapi saat mereka menguasai bola, kita harus bekerja lebih keras," kata dia.

Pada babak kedua, Fulham berhasil menyamakan kedudukan. Klopp menyesali hal itu, saat para pemainnya membiarkan Fulham melakukan serangan balik dan mencetak gol. Menurutnya itu menyakitkan, dan normal dalam permainan sepakbola.

"Saat kedudukan kita sama, kita bermain lebih bagus lagi melebihi ketika di posisi unggul," kata dia.

Saat Milner mengambil tendangan pinalti, Klopp mengaku salut bahwa Milner berhasil mengeksekusinya tanpa rasa panik dan mencetak gol. Gol tersebut akhirnya membawa Liverpool kembali ke puncak klasemen.

"Kita tahu bahwa sulit bagi tim lain untuk mengalahkan Liverpool, tapi itu justru membuat kami memiliki kesempatan menang lebih besar," kata dia.


BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA