Monday, 15 Rabiul Akhir 1442 / 30 November 2020

Monday, 15 Rabiul Akhir 1442 / 30 November 2020

Chelsea Dikalahkan MU, Lampard: VAR Hancurkan Hati Fan

Selasa 18 Feb 2020 18:06 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Israr Itah

Pelatih Chelsea Frank Lampard

Pelatih Chelsea Frank Lampard

Foto: EPA-EFE/NEIL HALL
Chelsea dua kali mencetak gol saat dikalahkan Manchester United 0-2.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Frank Lampard mengklaim video assistant referee (VAR) sempat menghacurkan harapan fan Chelsea. Sebab, Chelsea dua kali mencetak gol saat dikalahkan Manchester United 0-2 di Stamford Bridge, Selasa (18/2). 

Gol dari Kurt Zouma dan Oliver Giroud dibatalkan oleh VAR. Proses gol Zouma dinilai diawali oleh pelanggaran Azpilicueta yang mendorong Brendan Williams saat sepak pojok.

Sementara gol sundulan Giroud dianulir setelah ujung kakinya dianggap offside. Padahal, jika gol tersebut disahkan wasit, paling tidak membuka harapan pemain maupun fan untuk menyamakan kedudukan dengan sisa waktu 10 menit. 

Baca Juga

"Itu (VAR) sedikit menghancurkan hati (fan), tapi itu karena akumulasi dari beberapa insiden," kata Lampard, dikutip dari BBC, Selasa (18/2).

Walaupun, Lampard menyadari kalau VAR ada di sana untuk melihat situasi-situasi seperti itu. Ia menerima keputusan bahwa offside tetaplah offside, meski hanya ujung kakinya. "Walaupun kami tak menyukainya," kata dia.

Terlepas dari menerima keputusan, Lampard menilai pelanggaran Azpilicueta tak benar-benar jelas. Sebab, bek Chelsea itu dianggap Lampard didorong lebih dulu oleh pemain MU. 

Selain itu, insiden lain yang dianggap Lampard seharusnya dilihat wasit dengan VAR adalah ketika Harry Maguire menendang Batshuayi dekat garis lapangan. Maguire yang terjatuh terlihat berusaha menendang pemain asal Belgia itu. Namun wasit tak menganggapnya sebagai pelanggaran. 

"Maguire seharusnya diusir, itu jelas dan itu mengubah pertandingan," tegas Lampard. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA