Jumat, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 Desember 2019

Jumat, 16 Rabiul Akhir 1441 / 13 Desember 2019

Spurs Larang Fans Jual Tiket Final Champions Secara Ilegal

Selasa 21 Mei 2019 22:25 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Bayu Hermawan

Logo Tottenham Hotspur

Logo Tottenham Hotspur

Foto: premierleague.com
Tottenham akan mendapat jatah sebanyak 17 ribu tiket Final Liga Champions.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Desakan para suporter finalis Liga Champions Tottenham Hotspur dan Liverpool terkait jatah tiket membuat manajemen klub the Lillywhites mengonfirmasi, tidak adanya larang terbatas kepada pemegang tiket musiman yang mendaftarkan tiket final di situs resmi mereka.

Kedua tim bakal bertarung di Stadion Wanda Metropolitano, Ahad (2/6) pihak UEFA sekaligus penyelenggara memberikan jatah tiket masing-masing kepada dua tim sekitar 17 ribu tiket dengan total kapasitas stadion mencapai 63 ribu. Namun, pihak Tottenham meminta bagi para penggemar yang telah membeli tiket musiman untuk menonton final Liga Champions agar tidak menjualnya kembali ke fan lain.

"Sekali lagi, kami ingin mengingatkan semua pendukung kami bahwa tiket yang dibeli adalah untuk penggunaan individu yang membelinya dari klub. Memindahkan atau menjual tiket dengan melanggar syarat dan ketentuan kami secara tidak resmi adalah melanggar hukum, atau ilegal," jelas pernyataan klub dilansir BBC Sport, Selasa (21/5).

Sebelumnya, BBC melaporkan bahwa tiket muncul di situs dijual kembali Stubhub dengan harga 3.450 ribu Euro. Alhasil, kelompok pendukung Tottenham dan the Reds telah meminta sponsor Liga Champions untuk mengembalikan tiket sehingga lebih banyak penggemar dapat menghadiri final.

Kelompok suporter Spirit of Shankly dan Tottenham Hotspur Supporters 'Trust kompak meminta delapan sponsor utama untuk memperbaiki keseimbangan jatah tiket ini. Adapun, delapan sponsor utama yakni Nissan, Playstation, Gazprom, PepsiCo, Banco Santander, Mastercard, Heineken dan Grup Expedia.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA