Sabtu, 15 Sya'ban 1440 / 20 April 2019

Sabtu, 15 Sya'ban 1440 / 20 April 2019

Guardiola Sarankan Chelsea tidak Pecat Sarri

Sabtu 23 Feb 2019 11:12 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Ratna Puspita

Pep Guardiola

Pep Guardiola

Foto: EPA-EFE/Friedemann Vogel
Guardiola merupakan pelatih yang mengagumi filosofi bermain Sarri.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Pelatih Manchester City Josep Guardiola menanggapi rumor panas tentang pemecatan Maurizio Sarri dari Chelsea. Ia menyarankan agar pihak the Blues tetap mempertahankan Sarri dan mempercayai ahli taktik asal Italia.

"Situasinya sedikit berbeda. Pada tahun pertama saya, klub tidak pernah meragukan saya," kata Guardiola menjelang Final Piala Liga melawan Chelsea dikutip Football Italia, Sabtu (23/2).

Baca Juga

Guardiola merupakan pelatih yang mengagumi filosofi bermain Sarri, yang dikenal 'Sarri-ball'. Bahkan, Pep sapaan akrab Guardiola pernah memuji racikan Sarri ketika ia masih menangani Napoli.

Sejak kepindahanya ke London Barat pada awal musim 2018/2019, Sarri menunjukan performa bagus di awal musim Liga Primer. The Roman Emperor pun sempat bercokol di posisi tiga sebelum akhirnya kehabisan bensin di pertengahan musim.

Performa buruk Chelsea akhir-akhir ini jadi penyebab mengapungnya kabar allenatore berusia 60 tahun bakal dipecat. Mendengar hal itu, Guardiola amat sangat menyayangkan jika nanti the Blues mengambil langkah pemecatan.

photo

Maurizio Sarri (TT via AP)

Dirinya justru berharap Sarri tidak akan dipecat. "Tidak pernah ada di media bahwa saya akan dipecat jika mereka kehilangan gim ini atau gim lainnya. Saya terkejut ketika Antonio (Conte) memenangkan gelar dan mereka kehilangan satu atau dua pertandingan di awal musim, orang-orang mulai mengatakan dia akan dipecat," sambung pria asal Spanyol.

Mantan juru taktik Barcelona dan Bayern Muenchen lantas berbagi pengalaman yang ia rasakan ketika baru mendarat di Etihad Stadium. Kala itu, ia bekerja dengan Ferran Soriano serta Txiki Begiristain. Beruntungnya, para manajemen mempercayai kinerja Pep dan sebaliknya.

"Pada musim pertama ketika itu sulit, saya katakan kami membutuhkan waktu dan mereka mendukung saya. Pemain tahu siapa yang menjadi manajer, itu stabil, itu cara terbaik untuk melakukan sesuatu untuk waktu yang lama, bukan hanya untuk jangka waktu pendek."

Kedua tim bakal saling tikam pada partai Final Piala Liga yang berlangsung di Stadion Wembley, Ahad (23/2) malam WIB. Sebelumnya pada pertemuan terakhir Chelsea porak poranda di gebuk the Citizen dengan skor 6-0 pada lanjutan Liga Primer Inggris.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA