Friday, 14 Sya'ban 1440 / 19 April 2019

Friday, 14 Sya'ban 1440 / 19 April 2019

Sarri Bantah Jalin Pembicaraan dengan AS Roma

Jumat 22 Feb 2019 14:29 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Israr Itah

Maurizio Sarri

Maurizio Sarri

Foto: Andreas Hillergren / TT via AP
Sarri digadang-gadang bakal menggantikan pelatih Eusebio Di Francesco

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Sejumlah laporan di media Italia menyebutkan Maurizio Sarri bakal dipecat the Blues jika kembali menelan kekalahan. AS Roma siap menampung pelatih berusia 60 tahun tersebut. Sarri digadang-gadang bakal menggantikan pelatih Eusebio Di Francesco pada akhir musim ini. Bahkan, Sarri dikabarkan telah menggelar pertemuan dengan salah satu petinggi AS Roma, Franco Baldini. 

Namun, semua kabar ini langsung dibantah oleh Sarri usai memastikan Chelsea lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Ia menegaskan masih memiliki kontrak selama dua musim lagi bersama Chelsea. 

Baca Juga

"Jadi, tidak mungkin saya menandatangani kontrak lain. Saya membawa laporan surat kabar di Italia tentang pertemuan dengan Franco (Baldini). Namun, yang saya tahu, Baldini tengah berada di Afrika Selatan, jadi rasanya tidak mungkin (ada pertemuan itu)," ujar Sarri kepada BT Sports, seperti dikutip Reuters, Jumat (22/2).

Dua kekalahan beruntun di kancah domestik,dibekuk Manchester City 0-6 dan disingkirkan Manchester United di ajang Piala FA, membuat posisi Sarri sebagai pelatih the Blues kian terancam. Pelatih asal Italia itu pun kehilangan simpati dari sebagian para fan The Blues.

Pada laga kontra Manchester United, para pendukung Chelsea bahkan mencemooh dan menyatakan penolakannya terhadap gaya permainan sepak bola yang diusung Sarri, atau biasa disebut Sarriball. Kekecewaan para supporter The Blues ini berpangkal pada penampilan buruk tim kesayangannya tersebut dalam beberapa pertandingan terakhir.

Kendati Chelsea telah mengamankan satu tempat di babak 16 besar Liga Europa, setelah menyingkirkan BATE Borisov, 5-1, namun tekanan buat Sarri belum sepenuhnya berakhir. Eks pelatih Napoli itu disebut-sebut diberi waktu dalam tiga laga berikutnya. Termasuk saat berhadapan dengan Manchester City pada final Piala Liga, akhir pekan ini, untuk bisa mengangkat performa the Blues. 

Datang ke Chelsea sebagai pengganti Antonio Conte pada awal musim ini, Sarri memang diharapkan bisa kembali bersaing dalam perebutan gelar Liga Primer Inggris dan membawa The Bleus kembali tampil di kancah Liga Champions. Pada awal musim, penampilan The Blues, di bawah kendali Sarri, terlihat cukup meyakinkan. Pelatih yang dikenal dengan gaya permainan menyerang itu dianggap memberi warna baru terhadap pola permainan juara Liga Primer Inggris dua musim lalu tersebut. 

Namun, memasuki pertengahan musim, penampilan The Blues malah semakin menurun. Puncaknya, The Blues menelan kekalahan terburuk di sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di ajang Liga Primer Inggris, kala dibekap Manchester City 0-6. Kekalahan ini pun membuat posisi klub asal London Barat itu melorot ke peringkat keenam klasemen sementara Liga Primer Inggris musim ini.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA