Tuesday, 12 Rabiul Awwal 1440 / 20 November 2018

Tuesday, 12 Rabiul Awwal 1440 / 20 November 2018

Everton Dihukum Akibat Pelanggaran Perekrutan Pemain Muda

Jumat 09 Nov 2018 08:48 WIB

Red: Israr Itah

Everton

Everton

Foto: teampictures
Everton membujuk pemain untuk bergabung dengan klub Merseyside tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Everton didenda 500 ribu pound (Rp 9,5 miliar) oleh manajemen Liga Primer Inggris dan dilarang untuk mendaftarkan sejumlah pemain akademi sepak bola selama dua tahun. Pihak Everton terbukti melanggar peraturan terkait perekrutan pemain muda, yaitu membujuk pemain untuk bergabung dengan klub Merseyside tersebut.

Liga Primer Inggris dalam pernyataannya menyebutkan bahwa Everton telah mengakui pernah membujuk seorang pemain muda dan keluarganya untuk mendaftarkan diri. Setelah Liga Primer Inggris memberikan bukti, pihak Everton juga melakukan penyelidikan internal di mana ditemukan pelanggaran serupa terkait dengan enam pemain muda lainnya.

Everton dikenai hukuman denda dan larangan merekrut pemain berusia 10-18 tahun yang telah diregistrasi klub lainnya di Inggris dalam 18 bulan ke belakang. Klub tersebut juga harus membayar ganti rugi kepada mantan klub dari dua pemain akademi yang ditariknya.

Pihak Everton dalam pernyataannya telah menerima hukuman itu dan menyampaikan permintaan maaf.

"Kami telah memulai peninjauan menyeluruh pada operasional akademi sepak bola klub kami dan berkomitmen agar kasus ini tidak terulang lagi pada masa mendatang," kata pernyataan resmi klub itu.

Jumlah denda bagi Everton lima kali lipat dari yang pernah dikenakan kepada Liverpool pada April 2017 lalu dalam kasus serupa. Liverpool juga mendapat hukuman skorsing dari registrasi pemain akademi selama dua tahun.

 

Sumber : Antara/Reuters
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Persija Menang 3-0 Atas Persela

Selasa , 20 Nov 2018, 20:53 WIB