Selasa, 10 Zulhijjah 1439 / 21 Agustus 2018

Selasa, 10 Zulhijjah 1439 / 21 Agustus 2018

Mourinho: Saya Merasa Bukan Sebagai Manajer United

Sabtu 11 Agustus 2018 15:00 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Andri Saubani

Jose Mourinho

Jose Mourinho

Foto: AP Photo/Tony Ding
Mourinho kecewa dengan aktivitas timnya di bursa transfer.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Manajer Manchester United, Jose Mourinho, agaknya masih menyimpan rasa kecewa terkait aktivitas United di bursa transfer pada awal musim ini. Hingga jendela transfer Liga Primer Inggris resmi ditutup pada 9 Agustus waktu sempat, United baru mendatangkan tiga pemain dengan nilai belanja mencapai 70 juta pound.

Tiga pemain tersebut antara lain, Fred, Diogo Galot, dan kiper Lee Grant. Namun, tiga pemain ini dirasa tidak cukup. Pasalnya, United dikabarkan membutuhkan pemain tambahan di sektor pertahanan.

Hingga menit-menit akhir bursa transfer, United disebut-sebut tengah berusaha mendatangkan bek asal Atletico Madrid, Diego Godin, dan bek Bayern Muenchen, Jerome Boateng. Pun dengan upaya mendatangkan bek timnas Inggris, Harry Maguire, dari Leicester City.

Namun, hingga bursa transfer resmi ditutup, United gagal mendapatkan pemain bertahan. Alhasil, United harus puas mengawali musim 2018/2019 tanpa ada pemain bertahan baru.

Kekecewaan sempat disampaikan Mourinho. Pelatih asal Portugal itu mengakui, dalam beberapa bulan terakhir, dirinya padahal telah memiliki berbagai rencana dan target pemain buruannya. Namun, manajemen United agaknya menolak berbagai rencana dan para pemain incaran Mou tersebut.

Mou pun menyebut, saat ini dunia sepak bola sudah berubah, apa yang dulu disebut manajer sepak bola, sekarang hanya sebagai pelatih kepala. Hal ini berkaitan dengan keputusan atau wewenang untuk memperkuat tim lewat pembelian sejumlah pemain.

''Itulah manajemen sepak bola. Saya kira, saat ini sepak bola berubah. Manajer sepak bola seharusnya disebut saja sebagai pelatih kepala. Saya merasa lebih sebagai pelatih kepala, bukan manajer. Sekarang, kami harus menunggu hingga November (bursa tranfer pemain akhir tahun) untuk bisa menilai, apakah kami bisa bersaing untuk mendapatkan gelar atau tidak,'' katanya seperti dikutip Eurosport.

Eks pelatih Real Madrid itu menambahkan, musim ini akan menjadi musim yang sangat sulit, tidak hanya untuk United tapi juga semua tim kontestan Liga Primer Inggris. Namun, buat Mou, kesulitan ini kian bertambah besar lantaran manajemen United gagal mewujudkan semua rencana yang telah dia persiapkan sebelumnya.

''Untuk kami, musim ini akan menjadi musim yang sulit, karena sebelumnya saya sudah memiliki rencana. Ternyata, saya mendapati diri bursa tranfer telah ditutup dan kami berada dalam situasi yang tidak saya perkirakan sebelumnya,'' ujar pelatih berjuluk The Special One tersebut.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Foto Udara Mina, Arafah dan Makkah

Selasa , 21 Agustus 2018, 11:11 WIB