Kamis, 6 Zulqaidah 1439 / 19 Juli 2018

Kamis, 6 Zulqaidah 1439 / 19 Juli 2018

Takut Hadapi Arsenal, Wenger Belum Mau Jadi Pelatih

Senin 14 Mei 2018 06:21 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Ratna Puspita

Pelatih Arsenal Arsene Wenger mengangkat piala yang dipersembahkan untuknya usai laga Arsenal menghadapi Burnley di Emirates Stadium, London, Ahad (6/5). Pertandingan tersebut menjadi laga terakhir menukangi Arsenal di Emirates Stadium

Pelatih Arsenal Arsene Wenger mengangkat piala yang dipersembahkan untuknya usai laga Arsenal menghadapi Burnley di Emirates Stadium, London, Ahad (6/5). Pertandingan tersebut menjadi laga terakhir menukangi Arsenal di Emirates Stadium

Foto: AP Photo/Matt Dunham
Wenger mengatakan memulai petualangan di klub baru bukan perkara mudah.

REPUBLIKA.CO.ID, HUDDERSFIELD -- Arsene Wenger menyudahi karier bersama Arsenal dengan kemenangan. Pada pekan pamungkas Liga Primer Inggris, the Gunners mengalahkan Huddersfield Town, 1-0, di John Smith's Stadium, Ahad (14/5) malam WIB.

Usai pertandingan, Wenger ditanya tentang perjalanan karier selanjutnya. Ia mengaku saat ini belum siap menjadi pelatih kalau harus berhadapan dengan mantan timnya.

"Itu akan sangat sulit. Saya tidak membayangkan hal itu," kata juru taktik berkebangsaan Perancis dilansir Four Four Two, Senin (14/5).

Wenger mengaku mendapat tawaran dari klub lain. Akan tetapi, ia menegaskan, memulai petualangan di klub baru bukan perkara mudah.

Apalagi selama 22 tahun terakhir, terlalu banyak kenangannnya bersama London Merah. "Ketika Anda keluar dari proses panjang seperti ini, Anda tidak bisa keesokan pagi, melompat untuk bekerja di tempat lain. Itu tidak mungkin," ujarnya.

Ia juga mengomentari aksi penggemar kepadanya. Sepanjang musim, ada sekelompok fan the Gunners terus memintanya mundur.

"Mereka berselisih dengan saya, dan saya dapat menerima. Kami memiliki satu kesamaan, yakni sama-sama mencintai Arsenal," ujar Wenger.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA