Rabu, 11 Zulhijjah 1439 / 22 Agustus 2018

Rabu, 11 Zulhijjah 1439 / 22 Agustus 2018

Mourinho Mengingat Perseteruannya dengan Wenger

Sabtu 21 April 2018 08:51 WIB

Rep: Santi Sopia/ Red: Andri Saubani

Arsene Wenger (kanan) dan Jose Mourinho

Arsene Wenger (kanan) dan Jose Mourinho

Foto: EPA/FACUNDO ARRIZABALAGA
Wenger mundur dari Arsenal setelah 22 tahun melatih.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Pelatih Manchester United (MU) Jose Mourinho mengakui perseteruan yang kerap terjadi antara dirinya dengan Arsene Wenger adalah bukti rasa hormatnya kepada manajer Arsenal. Mou berharap yang terbaik setelah the Professor mengumumkan akan meninggalkan Arsenal akhir musim ini.

Wenger mengakhiri masa jabatannya setelah 22 tahun menukangi klub London Utara. "Saya selalu berharap yang terbaik untuk lawan saya, jadi bagi saya itulah intinya, jika dia senang dengan keputusan itu, jika dia melihat ke depan untuk bab berikutnya dalam kariernya dan hidupnya, saya benar-benar bahagia untuknya. Jika dia sedih, aku sedih," ungkap Mou, dilansir Sportskeeda, Sabtu (21/4).

Mourinho cukup sering memiliki perseteruan dengan Wenger sejak ia sejak pindah ke Inggris pada 2004. Perseteruan mereka yang cukup dikenal adalah saat seruan Mou yang menyebut Wenger "spesialis dalam kegagalan" pada 2014.

Namun, manajer Manchester United mengatakan seru-seruan yang kerap dilontarkan tak ubahnya sebagai bentuk penghargaan terhadap pesaing. Menurut Mou, jika publik menganggapnya perseteruan itu sungguhan, artinya mereka tidak mengerti kenyataan sepak bola.

Mou menyebut Wenger juga bertahun-tahun bersaing dengan pelatih legendaris Manchester United, Sir Alex Ferguson. Ia pun yakin Ferguson memberi penghormatan kepada pelatih asal Prancis itu melaluo berbagai bentuk.

Ketika ditanya apakah Mou menyesali berbagai komentarnya tentang Wenger, pelatih berjuluk the Special One itu pun menjawab, semuanya bukan semata tentang penyesalan.

"Saya pikir pertanyaan Anda adalah pertanyaan khas dari seseorang yang tidak berada di sisi ini, bukan manajer, bukan pemain. Anda tidak tahu cara kita menghormati satu sama lain, meskipun kadang-kadang dalam beberapa saat sepertinya kita tidak," tuturnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES