Sunday, 10 Syawwal 1439 / 24 June 2018

Sunday, 10 Syawwal 1439 / 24 June 2018

Pertahanan tak Rapat, Alasan MU Takluk dari Sevilla

Rabu 14 March 2018 06:59 WIB

Red: Israr Itah

Manchester United vs Sevilla.

Manchester United vs Sevilla.

Foto: AP Photo/Dave Thompson
Sevilla berhasil melepaskan 21 percobaan tembakan ke gawang David De Gea.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Pelatih Manchester United (MU) Jose Mourinho menolak anggapan timnya bermain bertahan saat menghadapi Sevilla pada leg kedua 16 besar Liga Champions. MU takluk 1-2 di Old Trafford dan tersingkir dari kompetisi antarklub terelite di Eropa.

"Kami bermain dengan banyak pemain menyerang. Kami memberikan kebebasan kepada (Jesse) Lingard dan (Marouane) Fellaini untuk menyerang, dan keduanya melakukannya. Keduanya punya sejumlah peluang. Kami bermain dengan tiga pemain menyerang, saya kira kami tidak sama sekali bertahan," kata Mourinho dikutip dari laman resmi UEFA.

Mourinho tidak berlebihan. Jika mengacu pada statistik yang diterbitkan Opta, pertahanan Iblis Merah relatif buruk pada laga ini. Sebab Sevilla berhasil melepaskan 21 percobaan tembakan ke gawang David De Gea dan dua di antaranya menghasilkan gol.

Jumlah ini terlalu banyak bagi tim asuhan Jose Mourinho dan juga MU saat berlaga dala pertandingan kompetitif di Old Trafford. Terakhir kali pertahanan MU jatuh bangun saat Real Madrid berhasil melepaskan 22 percobaan pada Maret 2013 di Liga Champions.

Hasil ini juga menegaskan rekor buruk MU saat menghadapi wakil La Liga. MU tak pernah mampu mencetak lebih dari satu gol saat menghadapi tim-tim asal Spanyol dari 15 pertemuan terakhir sebelumnya.

Wissam Ben Yedder pun menorehkan rekor pada catatan kelam MU ini. Penyerang asal Prancis ini menjadi pemain cadangan pertama yang masuk ke lapangan dan berhasil mencetak dua gol ke gawang MU dalam sejarah Liga Champions.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Ketika Belgia Benamkan Tunisia

Ahad , 24 June 2018, 11:38 WIB