Selasa, 10 Zulhijjah 1439 / 21 Agustus 2018

Selasa, 10 Zulhijjah 1439 / 21 Agustus 2018

Wenger: Akan Ada Pemain Bergaji 1 Juta Pound per Pekan

Jumat 19 Januari 2018 11:43 WIB

Red: Ratna Puspita

Reaksi pelatih Arsenal, Arsene Wenger pada laga Liga Primer lawan West Bromwich Albion di Stadion the Hawthorns, Senin (1/1) dini hari WIB. Laga berakhir imbang 1-1.

Reaksi pelatih Arsenal, Arsene Wenger pada laga Liga Primer lawan West Bromwich Albion di Stadion the Hawthorns, Senin (1/1) dini hari WIB. Laga berakhir imbang 1-1.

Foto: Martin Rickett/PA via AP
Arsene Wenger berpendapat bukan hal yang mustahil suatu hari nanti ada yang menerima gaji fantastis mencapai 1 juta poundsterling atau setara Rp 18 miliar per pekan.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON — Pelatih Arsenal Arsene Wenger yakin sepak bola bisa memiliki pemain bergaji 1 juta poundsterling atau Rp 18 miliar per pekan. Wenger mengutarakan hal tersebut lantaran sepak bola sekarang sudah dikendalikan oleh kekuatan uang. 

Alexis Sanchez, yang mendekati bergabung dengan Manchester City musim panas lalu, diyakini segera hijrah dari Arsenal ke Manchester United pada bursa transfer Januari ini. Kesepakatan itu juga melibatkan Henrikh Mkhitaryan yang akan bergabung dengan kubu Emirates. 

Laporan media di Inggris menunjukkan Sanchez, yang kontraknya bersam Arsenal akan berakhir pada musim panas, bisa menghasilkan sampai 500 ribu per minggu atau Rp 9,2 miliar di Old Trafford seandainya kepindahan tersebut terwujud. Wenger pun menyatakan gaji pemain akan terus meningkat karena ada kecenderungan para pemain membiarkan kontrak segera berakhir daripada hengkang dalam kesepakatan transfer yang fantastis. 

Ketika ditanya apakah dia membayangkan bakal ada pemain berpenghasilan 1 juta poundsterling per pekan, Wenger mengatakan: "Anda tidak bisa mengecualikan apa pun. Siapa pemain pertama dengan transfer 1 juta poundsterling? Trevor Francis (tahun 1979). Hari ini (melihat ke belakang) itu terlihat menggelikan,” kata dia dilansir dari Sky Sports, Jumat (19/1). 

Wenger mengatakan, Sanchez bukan satu-satunya pemain yang meninggalkan Arsenal ketika kontraknya segera habis. Robin van Persie juga melakukannya ketika bergabung dengan Manchester United (MU) pada 2012. 

Kala itu, kontrak van Persie hanya tersisa semusim sehingga Arsenal pun merelakannya hengkang ke klub pesaing. "Van Persie adalah salah satu dari kasus pertama di mana pemain besar tidak memperpanjang kontraknya dan pergi mendekati akhir kontraknya. Hal serupa akan terus terjadi,” kata dia. 

Dia menjelaskan, sekarang ini sepak bola memasuki level di mana seorang pemain dihargai dengan banderol yang gila-gilaan. Dalam kondisi ini, seorang pemain memilih hengkang ketika periode kontraknya segera berakhir. 

Dengan cara itu, klub peminat tidak perlu mengeluarkan uang terlalu banyak untuk biaya transfer. Namun, sang pemain bisa bernegosiasi agar klub peminat bisa menaikkan tawaran gaji mereka. 

“Mereka berpikir, kalaupun hanya mendapatkan setengah, itu tetap uang yang banyak,” kata Wenger. 

Wenger pun menegaskan kembali keyakinannya bahwa Arsenal tidak mampu bersaing dengan rival domestik mereka secara finansial. The Gunners akan selalu berada di belakang duo Manchester, yang telah menghabiskan banyak uang sejak kedatangan Jose Mourinho ke Old Trafford dan Pep Guardiola ke Stadion Etihad. 

"Itu tidak berarti bahwa Anda tidak bisa bersaing di lapangan. Itu tidak akan menjadi alasan yang cukup besar untuk tidak berlaga di lapangan. Tentu saja, tidak ada misteri bahwa United dan City memiliki sumber keuangan yang lebih besar. Kami melakukan upaya maksimal yang bisa kami lakukan (dengan tawaran kontrak untuk Sanchez)."

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Foto Udara Mina, Arafah dan Makkah

Selasa , 21 Agustus 2018, 11:11 WIB