Tuesday, 3 Zulhijjah 1439 / 14 August 2018

Tuesday, 3 Zulhijjah 1439 / 14 August 2018

Guardiola Hibur Pelatih Bristol

Rabu 10 January 2018 13:08 WIB

Red: Endro Yuwanto

Pep Guardiola

Pep Guardiola

Foto: EPA-EFE/SERGEY DOLZHENKO

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Bristol City merasakan sakit hati akibat kemasukan gol di menit akhir pada pertandingan semifinal Piala Liga di markas Manchester City pada Selasa (8/1). Arsitek City Pep Guardiola memuji tim lawan bermain lebih baik dibandingkan sebagian besar tim Liga Primer Inggris yang datang ke Stadion Etihad.

Lawan City yang berasal dari divisi kedua tersebut membuka keunggulan dengan penalti sebelum turun minum pada pertandingan leg pertama, dan kemudian mampu mempertahankannnya sampai Kevin De Bruyne menyamakan kedudukan untuk tuan rumah. Namun gol di menit terakhir yang dicetak Sergio Aguero membawa City memiliki bekal kemenangan 2-1 menjelang pertandingan leg kedua dalam rentang waktu dua pekan.

Gol itu memberikan hantaman keras bagi pelatih tim tamu Lee Johnson yang sebelumnya membawa timnya menyingkirkan empat tim divisi teratas dari kompetisi ini. "Pep Guardiola mengatakan kepada saya bahwa kami bermain lebih baik dibandingkan sebagian besar tim Liga Primer Inggris yang datang ke markas Manchester City," kata Johnson kepada Sky Sports. "Kami akan menerima pujian itu dan belajar banyak. Ini belum selesai. Ini akan menjadi pertandingan menarik di Ashton Gate."

Manchester City yang belum terkalahkan dan unggul 15 poin di puncak klasemen Liga Inggris, kemasukan terlebih dahulu ketika bek John Stones melakukan pelanggaran keras terhadap Bobby Reid, yang sukses mengeksekusi penalti.

Keunggulan tim tamu hanya bertahan sampai menit ke-55 atau setelah De Bruyne menyamakan kedudukan. Namun ini kemudian menjadi pertandingan berat sebelah ketika Bristol bertahan dengan gagah berani terhadap gempuran kubu City.

"Para pemain saya fantastis karena di sepak bola Anda dapat menang, Anda dapat kalah, namun kami berusaha sampai akhir," kata Guardiola. "Kami memenangi banyak pertandingan pada menit-menit terakhir karena kami tidak menyerah. Semifinal selalu rumit.

Guardiola pun mengaku mengucapkan selamat kepada Lee Johnson saat peluit panjang berbunyi. "Mereka merupakan tim fantastis untuk banyak alasan, mereka cepat, mereka tahu pasti apa yang harus dikerjakan. Pertandingan di markas Bristol akan berat."

Baca:  Kalah Tipis dari City, Pelatih Bristol Bangga Setengah Mati

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES