Friday, 16 Zulqaidah 1440 / 19 July 2019

Friday, 16 Zulqaidah 1440 / 19 July 2019

Vigit Waluyo Bantah Dikendalikan Bandar Judi Internasional

Kamis 24 Jan 2019 20:30 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Endro Yuwanto

Tersangka kasus pengaturan skor Vigit Waluyo (tengah) seusai menjalani pemeriksaan oleh Satgas Antimafia Bola di Mapolda Jatim, Surabaya, Kamis (24/1).

Tersangka kasus pengaturan skor Vigit Waluyo (tengah) seusai menjalani pemeriksaan oleh Satgas Antimafia Bola di Mapolda Jatim, Surabaya, Kamis (24/1).

Foto: Republika/Dadang Kurnia
Ia hanya menjalankan upaya agar PSMP Mojokerto eksis di persepakbolaan Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Tersangka kasus pengaturan skor Vigit Waluyo membantah dirinya dikendalikan bandar judi internasional. Ia mengaku tidak pernah memiliki hubungan dengan jaringan bandar judi yang ada di Thailand, Cina, Malaysia, atau di negara lainnya.

Baca Juga

"Saya tidak pernah kenal bandar di Thailand atau di mana pun saya tidak pernah. Saya hanya maminkan uang saya sendiri untuk kepentingan klub saya sendiri yang saya bina (PSMP Mojokerto Putera)," kata Vigit usai menjalani pemeriksaan oleh Satgas Antimafia Bola di Mapolda Jatim, Surabaya, Kamis (24/1).

Vigit mengaku dalam mengendalikan pertandingan, dirinya tidak mencari keuntungan apapun. Ia hanya menjalankan upaya agar klub yang ia bina, yakni PSMP Mojokerto Putera, terus eksis di persepakbolaan Indonesia.

Vigit juga mengaku, cara licik yang dilakukannya untuk memberikan gambaran kepada PSSI terkait klub-klub di bawah naungannya yang kekurangan dana. Menurut dia, PSSI seharusnya memberi perhatian lebih kepada klub-klub di bawah naungannya agar kompetisi berjalan sehat. "Seharusnya PSSI menyadari klub ini butuh dana karena tidak ada APBD. Intinya harus memberikan solusi pendanaan. Kalau dana yang diberikan kecil mana mungkin klub itu bisa ikut kompetisi," ujarnya.

Vigit sudah berstatus sebagai tersangka penyuapan terhadap anggota Komite Disiplin (Komdis) PSSI Dwi Irianto. Suap terhadap Mbah Putih, sapaan Dwi Irianto, dimaksudkan untuk membantu dan mengawal PS Mojokerto Putra dan PSS Sleman lolos ke Liga 1. Vigit disebut-sebut sebagai sosok penting dalam pengaturan skor di sepak bola Indonesia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA