Rabu, 12 Rabiul Akhir 1440 / 19 Desember 2018

Rabu, 12 Rabiul Akhir 1440 / 19 Desember 2018

Ini Tiga Kandidat Pelatih Terbaik Liga 1 2018

Kamis 06 Des 2018 16:39 WIB

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Endro Yuwanto

Mario Gomez

Mario Gomez

Foto: REPUBLIKA/Hartifiany Praisra
Kategori pelatih terbaik sayangnya tak ada dari dalam negeri.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Operator kompetisi sepak bola nasional, Liga Indonesia Baru (LIB) mencatat tiga nama kandidat pelatih terbaik kompetisi Liga 1 2018. Selain itu, tiga nama pemain terbaik dan tiga penggawa muda terbaik di kompetisi kasta utama musim ini juga sudah masuk dalam kantong LIB.

LIB bekerja sama dengan Technical Study Grup (TSG) dalam menjaring nama-nama terbaik di kompetisi saat ini. Kategori pelatih terbaik sayangnya tak ada dari dalam negeri. Tiga itu salah satunya Robert Rene Alberts dari PSM Makassar. Pelatih asal Belanda ini dalam dua musim terakhir memang menjadi salah satu nama juru taktik papan atas nasional.

photo

Robert Rene Alberts

Meski belum mampu membawa Si Ayam Jantan dari Timur juara, namun Robert mempertahankan dominasi PSM di wilayah timur Indonesia. Musim ini, sampai pekan ke-33 Robert membawa PSM di tangga kedua klasemen Liga 1.

Selain Robert, pelatih Persib Bandung Mario Gomez juga masuk menjadi kandidat terbaik. Pelatih asal Argentina tersebut, baru musim 2018 bergabung ke skuat Maung Bandung. Namun ia tampak mampu mengembalikan nama besar Pangeran Biru setelah di musim Liga 1 2017, berada di papan bawah klasemen akhir. Kini Gomez berhasil membawa Persib tutup musim di peringkat lima besar.

photo

Stefano Cugurra Teco

Kandidat pelatih terbaik lainnya, yakni Stefano Cugurra Teco dari Persija Jakarta. Pelatih muda asal Brasil ini harus diakui menjadi satu juru taktik paling gemilang dalam dua musim belakangan. Di musim pertamanya melatih Persija, ia berhasil membawa Macan Kemayoran berada di lima besar.

Musim ini, Teco membawa Persija ke pucuk klasemen yang membuat tim asal ibu kota itu, menjadi tim kandidat juara setelah 17 tahun tak pernah di podium utama kasta tertinggi. Di awal musim, ia juga mengantar Persija meraih trofi Piala Presiden

Sudirman, salah satu anggota penilai TSG dalam rilis resmi LIB mengatakan, tolok ukur kandidat pelatih terbaik salah satunya adalah konsitensi prestasi dan sikap saat pertandingan. “Banyak pertimbangan yang kami perhatikan untuk menentukan nama-nama terbaik ini. Semuanya kami nilai dari awal kompetisi, dan sampai akhir kompetisi dengan proses yang sangat panjang,” ujar dia dalam rilis resmi yang diterima wartawan di Jakarta, Kamis (6/12).

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA