Kamis, 17 Syawwal 1440 / 20 Juni 2019

Kamis, 17 Syawwal 1440 / 20 Juni 2019

Pelatih Persib Cari Kesalahan Tim Usai Kalah dari PSMS

Senin 12 Nov 2018 20:05 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Israr Itah

Pesepak bola PSMS Medan Danie Pratama (bawah) berebut bola dengan pemain Persib Bandung Ezechiel Ndouasel dalam pertandingan Sepak Bola Liga 1 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (9/11/2018).

Pesepak bola PSMS Medan Danie Pratama (bawah) berebut bola dengan pemain Persib Bandung Ezechiel Ndouasel dalam pertandingan Sepak Bola Liga 1 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (9/11/2018).

Foto: Antara/Nyoman Budhiana
Latihan fisik menjadi menu pertama pertama usai kekalahan dari PSMS Medan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib kembali menjalani latihan rutin di Stadion Siliwangi, Kota Bandung, Senin (12/11). Latihan fisik menjadi menu pertama pertama usai kekalahan 0-1 dari PSMS Medan, pekan lalu. 

Asisten pelatih Persib Fernando Soler mengaku jajaran pelatih belum menemukan kesalahan dari pertandingan sebelumnya. "Masih memikirkan kehilangan tiga poin lawan Medan. Belum mengerti sampai sekarang. Untuk itu kami besok mungkin ada pembicaraan dengan pemain," kata Soler seusai latihan.

Baca Juga

Dia menyebut ada beberapa faktor yang mempengaruhi penampilan Persib. Di antaranya fakta belum pernah menyabet kemenangan dalam laga kandang usiran.

"Kami lihat alasan pemain apa, apakah karena lelah, atau apa. Mengapa bisa beda dengan pertandingan lain? Sebab mereka tidak seperti biasanya bermain di lapangan," jelas Soler.

Namun Soler menegaskan, Persib masih optimistis meraih gelar juara. Sebab dua pesaing juara, yakni PSM Makassar dan Persija Jakarta sama-sama kehilangan poin penuh.

"Kami masih ada beberapa pertandingan dan ingin kembali fokus. Kami percaya semua pemain masih percaya bisa juara, masih optimistis," papar Soler.

Saat ini, Persib berada di posisi tiga dengan raihan 49 poin. Untuk menjadi juara, Persib bersaing dengan Persija (49) dan PSM (53).

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA