Selasa, 12 Rabiul Awwal 1440 / 20 November 2018

Selasa, 12 Rabiul Awwal 1440 / 20 November 2018

Singapura Vs Indonesia: Selalu Sengit Melawan The Lion

Jumat 09 Nov 2018 08:14 WIB

Red: Israr Itah

Pelatih timnas Indonesia Bima Sakti (kiri) memimpin jalannya latihan timnas Indonesia di Stadion Nasional, Singapura, Kamis (8/11/2018).

Pelatih timnas Indonesia Bima Sakti (kiri) memimpin jalannya latihan timnas Indonesia di Stadion Nasional, Singapura, Kamis (8/11/2018).

Foto: Antara/Sigid Kurniawan
Kedua tim akan bentrok pada laga pembuka Grup B turnamen Piala AFF 2018.

REPUBLIKA.CO.ID, SINGAPURA -- Pelatih timnas Indonesia Bima Sakti memperkirakan laga melawan Singapura akan berjalan ketat. Alasannya, Bima menilai, skuat asuhan Fandi Ahmad semakin membaik dari tahun ke tahun. Kedua tim akan bentrok pada laga pembuka Grup B turnamen Piala AFF 2018 yang digelar di Stadion Nasional, Singapura, Jumat (9/11).

Tim Singapura saat ini dinilainya lebih kuat dengan penyerang dan organisasi tim yang bagus. Transisi bertahan-menyerang mereka juga sangat baik.

Prediksi pria bernama lengkap Bima Sakti Tukiman itu bisa saja benar. Terlepas dari soal teknis, dalam sejarah pertemuan kedua tim di Piala AFF, Indonesia tidak pernah sekali pun mampu berkelit dari laga sengit.

Paling segar dalam ingatan tentu saja pertemuan kedua tim di babak grup Piala AFF 2016. Saat itu, Indonesia memang menang 2-1, tetapi Singapura unggul 1-0 terlebih dahulu selama 35 menit sampai Andik Vermansah (62') dan Stefano Lilipaly (85') menorehkan gol balasan sekaligus kemenangan untuk skuat berjuluk tim Garuda.

Mundur empat tahun sebelum laga itu, tepatnya 2012 di laga grup AFF, Indonesia perlu waktu sampai menit ke-87 untuk membuat satu-satunya gol dalam laga tersebut melalui kaki Andik.

Pada AFF 2008, Indonesia malah kalah 0-2 dari Singapura, sementara Piala AFF 2007 bermain imbang 2-2. Total, dari delapan kali pertemuan di Piala AFF, Indonesia hanya menang dua kali dari Singapura dan mengalami empat kekalahan. 

Yang mungkin menyakitkan, dua dari empat kekalahan itu terjadi ketika Indonesia ditaklukkan Singapura di laga kandang-tandang final Piala AFF 2004.

Ditambah lagi, Singapura telah empat kali menjuarai Piala AFF, sementara Indonesia masih memburu yang pertama.

Catatan-catatan sejarah itu memang tidak akan memengaruhi hasil laga, tetapi setidaknya membuktikan laga Singapura melawan Indonesia selalu membuat deg-degan penggemar masing-masing kesebelasan.

 

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Persija Menang 3-0 Atas Persela

Selasa , 20 Nov 2018, 20:53 WIB