Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Wednesday, 23 Rabiul Awwal 1441 / 20 November 2019

Timnas Andalkan Transisi Cepat untuk Kalahkan Hong Kong

Selasa 16 Oct 2018 00:55 WIB

Red: Israr Itah

Bima Sakti Tukiman

Bima Sakti Tukiman

Foto: Republika/Iman Firmansyah
Bima Sakti memuji Hong Kong sebagai tim yang bagus dengan pelatih baru.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih timnas Indonesia Bima Sakti siap memetik kemenangan ketiga dalam rangkaian persiapan menuju Piala AFF 2018. Indonesia mengincar kemenangan dari Hong Kong dalam laga uji coba internasional FIFA di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat, Selasa (16/10). Bima mengaku sudah menyiapkan formula mengalahkan lawan yang memiliki sederet pemain berpostur tinggi.

"Kami tadi berlatih bagaimana transisi pemain bertahan ke menyerang atau sebaliknya. Kami andalkan kecepatan anak-anak untuk membongkar pertahanan Hongkong karena ini salah satu andalan timnas Indonesia," kata Bima dalam konferensi pers, Selasa (15/10).

Ia memuji Hong Kong sebagai tim yang bagus dengan pelatih baru. Bima sudah melihat permainan Hong Kong dan punya banyak gambaran karena saat Asian Games lalu kedua tim pernah bertemu.

"Melawan Hongkong kami berharap kembali meraih kemenangan," kata dia.

Bima mengaku pada uji coba ini ingin mendapat gambaran siapa saja pemain yang akan dibawa ke Piala AFF 2018 mendatang. Ajang ini akan dimulai pada 8 November hingga 19 Desember mendatang. Indonesia berada di Grup B bersama Thailand, Filipina, Singapura, dan Timor Leste. Bima telah memanggil Abduh Lestaluhu dan Andik Vermansah pada laga ini untuk menambah kekuatan setelah memulangkan Rezaldi dan Esteban Vizcarra. 

Sebelumnya, di tempat yang sama Indonesia dua kali meraih kemenangan dalam uji coba internasional yakni melawan Mauritius 1-0 dan Myanmar 3-0. Kemenangan melawan Hong Kong akan menjadi modal bagus bagi skuat Garuda jelang mengikuti Piala AFF 2018

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA