Kamis, 20 Sya'ban 1440 / 25 April 2019

Kamis, 20 Sya'ban 1440 / 25 April 2019

Hukuman Komdis PSSI akan Berlaku untuk Semua Pihak

Jumat 28 Sep 2018 17:09 WIB

Rep: Frederikus Dominggus Bata/ Red: Endro Yuwanto

Suporter Persija tewas

Suporter Persija tewas

Foto: republika
Semuanya bergantung pada hasil investigasi PSSI.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sanksi terhadap pihak-pihak yang bersalah dalam kasus kematian suporter Persib Bandung, Haringga Sirila, akan segera diputuskan. Ketua Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Asep Edwin menegaskan hukuman berlaku bagi siapa saja yang bersalah.

Edwin menerangkan, semuanya bergantung pada hasil investigasi PSSI. Ia menegaskan pihaknya akan segera mengumumkan putusan saat kesimpulan sudah diperoleh.

"Semua tergantung hasil investigasi. Dalam waktu dekat kami umumkan. Klub bisa kena, panpel juga. Intinya siapa pun yang bersalah akan dikenakan hukuman," kata Asep saat dihubungi Republika.co.id, Jumat (28/9).

Tim invetigasi PSSI, kata Asep, sedang bekerja untuk mengumpulkan semua data. Pihak Komdis pun, lanjut dia, terus berdiskusi mendengarkan keterangan-keterangan, melihat bukti-bukti terkait.

Asep memahami insan sepak bola Indonesia menunggu keputusan Komdis PSSI. Berbagai proses menuju tahapan tersebut sedang dikerjakan. "Belum bisa diputuskan, menunggu resminya," ujar dia.

Asep menjelaskan, dalam Kode Disiplin PSSI, semua sudah diatur. Ada sanksi dari tahapan paling ringan seperti teguran untuk sebuah tim, sampai tim tersebut didiskualifikasi dari sebuah kompetisi.

Namun, hasil investigasi tidak hanya mengarah pada klub. Ada poin-poin yang mengatur penonton, pemain, panpel, dan ofisial yang bisa dikenakan hukuman jika terbukti melakukan pelanggaran.

Beberapa hari lalu terjadi insiden memilukan. Suporter Persija, Haringga Sirila tewas dikeroyok di depan Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Haringga hendak menonton timnya bertanding melawan Persib dalam lanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA