Minggu, 9 Rabiul Akhir 1440 / 16 Desember 2018

Minggu, 9 Rabiul Akhir 1440 / 16 Desember 2018

PSIS Hanya Bermain Imbang 0-0 dengan Madura United

Kamis 12 Jul 2018 22:35 WIB

Red: Hazliansyah

Sejumlah pemain klub sepakbola PSIS Semarang, antara lain Haudi Abdillah (paling kiri), pemain asal Serbia, Petar Planic (kedua kiri), Hari Nur Yulianto (kedua kanan), dan kiper Aji Bayu Putra mengenakan jersi terbaru tim mereka dalam acara peluncuran di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (17/3).

Sejumlah pemain klub sepakbola PSIS Semarang, antara lain Haudi Abdillah (paling kiri), pemain asal Serbia, Petar Planic (kedua kiri), Hari Nur Yulianto (kedua kanan), dan kiper Aji Bayu Putra mengenakan jersi terbaru tim mereka dalam acara peluncuran di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (17/3).

Foto: Antara/Aditya Pradana Putra
PSIS tak mampu memaksimalkan keunggulan jumlah pemain

REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG -- Tim tuan rumah PSIS Semarang gagal meraih poin penuh melawan Madura United FC. Kedua tim hanya bermain imbang dengan skor 0-0 dalam lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Moch Soebroto Magelang, Jawa Tengah, Kamis (12/7).

Pada pertandingan babak pertama tim tuan rumah bersemangat untuk menghasilkan gol, namun beberapa peluang tidak bisa diselesaikan dengan maksimal.

Memasuki babak kedua tim tamu maupun tim tuan rumah berusaha bermain cepat. Beberapa peluang tim tuan rumah tidak diselesaikan dengan baik. Memasuki menit ke-62 pemain Madura United, Alfath Faathier diganjar kartu merah oleh wasit Musthofa Umarella.

Meskipun bermain dengan 10 pemain, tim tamu tetap semangat untuk terus menyerang ke pertahanan lawan.

Pelatih Kepala PSIS Vincenzo Alberto Annese usai pertandingan mengatakan para pemainnya bermain kurang maksimal karena kelelahan dari pertandingan sebelumnya melawan Persib Bandung.

"Kami menempuh jarak jauh dengan menggunakan jalur darat. Dalam pertandingan kali ini kami ingin melakukan yang sudah dipraktikkan selama latihan, tetapi selalu gagal karena pemain terlihat kelelahan," katanya.

Ia menyatakan sangat kecewa karena Madura United hanya mendapat dua kartu kuning dengan permainan mereka yang sangat keras kali ini. "Di babak kedua saya tidak melihat permainan yang bagus karena banyaknya pelanggaran baik dari PSIS terlebih dari tim tamu," katanya.

Ia menuturkan sebenarnya telah menambah kekuatan di lini serang. Tetapi hasilnya nihin dan justru pemain di lini depan terlihat kebingungan.

"Sebenarnya saya berharap dapat meraih tiga poin untuk keluar dari zona degradasi karena saya percaya kami adalah tim yang bagus tetapi inilah sepak bola, kami hanya mendapatkan satu poin dari pertandingan kali ini," katanya.

Pelatih Kepala Madura United FC Wesley Gomes De Oliviera mengatakan pertandingan tadi sangat melelahkan untuk pemain. Meskipun kehilangan satu pemain di awal babak kedua, para pemain terus menyerang.

Menurut dia tidak ada satu pun pemain Madura United yang tidak berjuang atau bermain jelek. Meski harus mendapatkan kartu merah yang seharusnya tidak terjadi.

"Hal itu ujian untuk Madura United dan bisa dilewati, meskipun tidak dapat tiga poin, tetapi saya sangat puas," katanya.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES