Saturday, 8 Zulqaidah 1439 / 21 July 2018

Saturday, 8 Zulqaidah 1439 / 21 July 2018

Kurang Konsentrasi Buat Bhayangkara Gagal Atasi Persebaya

Kamis 12 July 2018 01:20 WIB

Red: Israr Itah

Pesepak bola Bhayangkara FC Alsan Sanda (kanan) merayakan gol yang dicetak ke gawang Persebaya Surabaya dalam laga lanjutan Liga 1 di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu (11/7). Pertandingan tersebut berakhir imbang 3-3.

Pesepak bola Bhayangkara FC Alsan Sanda (kanan) merayakan gol yang dicetak ke gawang Persebaya Surabaya dalam laga lanjutan Liga 1 di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu (11/7). Pertandingan tersebut berakhir imbang 3-3.

Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay
Bhayangkara sempat unggul 2-0 lebih dahulu pada laga tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy mengatakan kurangnya konsentrasi menjadi penyebab timnya diimbangi oleh Persebaya Surabaya dengan skor 3-3 pada pekan ke-15 Liga 1 2018. Laga berlangsung di Stadion Perguruan Tinggu Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, Rabu (11/7).

"Kami mencetak gol bagus pada awal-awal pertandingan. Akan tetapi kami seperti kehilangan konsentrasi setelahnya, yang membuat kami kebobolan," ujar Simon usai pertandingan.

Pelatih asal Skotlandia tersebut melanjutkan, para pemainnya tampak seperti memberikan gol mudah kepada lawan. Hal itu pun membuat Simon merasa kecewa karena kehilangan momen mendapatkan tiga angka, meski Bhayangkara sempat unggul 2-0 lebih dahulu pada laga tersebut.

"Memang hasil seri membuat rekor tidak terkalahkan kami di kandang semakin panjang. Namun, dengan segala hormat kepada Persebaya, saya lebih melihat skor imbang itu karena kesalahan kami sendiri dan bukan tentang apa yang lawan lakukan. Kami kehilangan poin karena hal itu," tutur Simon.

Apa yang disampaikan Simon diakui pemain Bhayangkara, Wahyu Subo Seto. Menurut Wahyu, tim berjuluk the Guardian terlalu asyik menyerang sehingga melupakan pertahanan.

"Kami seolah lupa pemain Persebaya sudah bersiap. Di sana ada penyerang Persebaya David da Silva yang sangat berbahaya di depan gawang," kata Wahyu.

Bhayangkara FC memimpin 2-0 terlebih dahulu melalui gol bunuh diri pemain Persebaya Rishadi Fauzi (17') dan gol gelandang Vendry Mofu pada menit ke-33. Persebaya menyamakan kedudukan menjadi 2-2 berkat gol Osvaldo Haay (39') dan Irfan Jaya (82'). Bhayangkara kembali di depan setelah Alsan Sanda melesakkan bola ke gawang Persebaya pada menit ke-84. Tetapi gol David Aparacido da Silva menggagalkan kemenangan Bhayangkara dan membuat skor menjadi 3-3.

Hasil tersebut membuat Bhayangkara FC naik satu peringkat ke posisi keempat klasemen sementara Liga 1 2018 dengan 23 poin dari 15 pertandingan. Persebaya pun memperbaiki posisi ke peringkat ke-10 dengan 19 poin dari 14 laga. 

Klasemen sementara Liga 1:

photo

Klasemen Liga 1

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA