Jumat, 8 Syawwal 1439 / 22 Juni 2018

Jumat, 8 Syawwal 1439 / 22 Juni 2018

Komdis PSSI Jatuhkan Sanksi untuk Bek Persipura

Sabtu 19 Mei 2018 11:24 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Andri Saubani

[ilustrasi] Winger Persib Bandung Febri Hariyadi (kiri) berusaha melewati gelandang Persipura Jayapura Atururi saat menjalani laga lanjutan Gojek Liga 1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Sabtu (12/5).

[ilustrasi] Winger Persib Bandung Febri Hariyadi (kiri) berusaha melewati gelandang Persipura Jayapura Atururi saat menjalani laga lanjutan Gojek Liga 1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Sabtu (12/5).

Foto: Raisan Al Farisi/Antara
Maiga terbukti bersalah telah menyikut pemain belakang Persib Bandung, Bojan Malisic.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Komisi Disiplin PSSI menjatuhkan hukuman pada pemain belakang Persipura Jayapura, Abdoulaye Maiga. Maiga terbukti bersalah telah menyikut pemain belakang Persib Bandung, Bojan Malisic pada laga kontra keduanya di Gelora Bandung Lautan Api, Bandung pada Sabtu (12/5) lalu.

Dalam laman resmi PSSI, Komdis menjatuhkan hukuman empat larangan pertandingan pada Maiga. Tidak hanya itu, denda Rp 20 juta pun dilayangkan untuk pemain asal Mali tersebut.

Keputusan tersebut memberikan secercah harapan bagi pelatih Persib Bandung, Mario Gomez. Sebelumnya, pelatih asal Argentina ini geram karena tidak ada keputusan atas pelanggaran Maiga.

Bahkan Gomez sempat menggertak pewarta untuk tidak memberikan izin wawancara. "Jika kalian tidak membicarakan soal ini di media kalian, saya tidak akan berbicara lagi sama kalian," kata Gomez di SPOrT Jabar, Senin (14/5) lalu.

Tidak hanya Maiga, Komdis PSSI turut menjatuhkan sanksi atas hasil sidang yang berjalan 16 Mei lalu. Di antaranya, maskot Persebaya, Panitia Pelaksana Pertandingan Borneo FC, Mohammad Noval, Perseru Serui dan Sriwijaya FC.

Maskot Persebaya mendapat ganjaran larangan hadir pada empat pertandingan. Panpel Borneo FC denda Rp 30 juta  dan larangan beraktivitas di lingkup PSSI selama 12 bulan untuk Noval.

Perseru Serui diganjar denda Rp 50 juta atas lima kartu kuning dalam satu pertandingan. Sementara itu, Sriwijaya FC harus membayar denda Rp 200 juta atas insiden bom asap yang dinyalakan suporter pada pertandingan kontra Bhayangkara FC 12 Mei lalu.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Kroasia Bantai Argentina 3-0

Jumat , 22 Juni 2018, 08:42 WIB