Tuesday, 4 Zulqaidah 1439 / 17 July 2018

Tuesday, 4 Zulqaidah 1439 / 17 July 2018

Kongres PSSI Tolak Permohonan Semen Padang Soal Peserta Liga

Sabtu 13 January 2018 21:05 WIB

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Ratna Puspita

Ketua Umum PSSI Letjen Edy Rachmayadi menyampaikan sambutannya dihadapan peserta Kongres PSSI 2018 di Indonesia Convention Exebition, Tangerang, Banten, Sabtu (13/1).

Ketua Umum PSSI Letjen Edy Rachmayadi menyampaikan sambutannya dihadapan peserta Kongres PSSI 2018 di Indonesia Convention Exebition, Tangerang, Banten, Sabtu (13/1).

Foto: ANTARA/Muhammad Iqbal

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN — Kongres PSSI 2018 menolak permohonan Semenpadang FC agar menambah klub peserta Liga 1 2018 menjadi sebanyak 20 kesebelasan. Kongres menolak usulan tersebut dan setuju menetapkan kompetisi kasta utama musim depan hanya diikuti oleh 18 klub peserta.

Pemimpin Kongres Edy Rahmyadi menegaskan, saat ini, kongres tak bisa mengakomodasi kepentingan hanya satu klub. Edy mengaku bukan tak setuju dengan usulan menambah jumlah peserta Liga 1 musim ini. Tetapi, dia mengatakan, jika pun itu menjadi usulan, hanya dapat diterapkan pada Liga 1 2019.

“Jadi Semenpadang ini menolak degradasi dia. Kami akan bahas ini, tetapi baru bisa diterapkan 2019 nanti,” kata Edy menawarkan kepada 93 peserta kongres, di Tangerang Selatan, Banten, pada Sabtu (13/1). Namun, para peserta kongres pun menolak untuk membahas penambahan peserta Liga 1 tahun ini.

Usulan menambah peserta Liga 1 2018 berawal dari interupsi perwakilan Semenpadang. Direktur Umum Kabau Sirah, Renold Thamrin dalam forum tinggi tersebut meminta agar kongres menyelipkan satu agenda terkait kepesertaan di semua level kompetisi nasional.

Di Liga 1, menurut Renold, agar PSSI memperbanyak jumlah kub peserta. Tahun lalu, Liga 1 2017 diikuti sebanyak 18 klub. 

Liga 1 musim depan, dia mengatakan, lebih proporsional dengan 20, bahkan sampai 24 klub. Renold beralasan, ini menengok luas geografis Indonesia dan banyaknya klub-klub yang tak tertampung di kasta utama. “Di liga-liga profesional beberapa negara, juga 20 klub,” kata dia. 

Menurut Renold, dengan menjadikan Liga 1 sebagai hulu dari pembentukan skuat timnas Garuda Indonesia, alangkah tak adil peserta hanya berasal dari 18 klub di Liga 1. “Kami (Semen Padang) ingin memupuk (skuat) untuk timnas,” ujar dia.

Walakin, Renold tak menyadari. Jika acuannya adalah Liga 1 2017, tak ada satupun pemain dari Semen Padang yang berhasil menembus level skuat timnas Garuda. Usulan Semen Padang kali ini sarat dengan kepentingan tim tersebut agar tetap hadir di kompetisi utama. 

Sebab, Semen Padang termasuk satu dari tiga klub terbawah di Liga 1 2017 yang terseret ombak degrdasi ke Liga 2 2018. Dua klub lain yang terdegradasi, yakni Persiba Balikpapan, dan Persiba Balikpapan, serta Persegres Gresik United. Tiga klub tersebut  digantikan dari tim promosi Liga 2 2017, Persebaya Surabaya, PSMS Medan, dan PSIS Semarang.

 

 

 

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES