Selasa, 10 Zulhijjah 1439 / 21 Agustus 2018

Selasa, 10 Zulhijjah 1439 / 21 Agustus 2018

Pemain Ini Siap Menebus Keraguan di Bhayangkara FC

Kamis 04 Januari 2018 22:07 WIB

Red: Citra Listya Rini

Logo Bhayangkara FC.

Logo Bhayangkara FC.

Foto: istimewa

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  -- Herman Dzumafo Epandi akan menebus keraguan banyak pihak atas kemampuannya saat ini setelah secara resmi bergabung dengan tim Bhayangkara FC guna mengarungi kompetisi Liga 1 2018.

Pemain naturalisasi sempat menjadi kejutan saat masuk ke tim yang berjuluk The Guardian itu karena sebelumnya hampir deal dengan tim Sriwijaya FC. Namun, pemain kelahiran Douala, Kamerun, 21 Februari 1980 itu justru muncul pada latihan perdana Bhayangkara FC di Bojongsari, Depok, Jawa Barat, Kamis (4/1).

"Saya sudah resmi bergabung dengan Bhayangkara FC. Dikontrak selama satu musim. Target saya saat ini adalah ingin membuktikan keraguan banyak pihak yang selama ini berkembang," kata mantan pemain PSPS Pekanbaru itu usai latihan perdana.

Sebelum bergabung dengan juara Liga 1 2017, Dzumafo memang dipanggil untuk memperkuat Sriwijaya FC. Namun, sebelum pembicaraan akhir, pemain berusia 37 tahun itu justru pulang ke Pekanbaru dengan dalih istrinya drop dan membutuhkan kehadirannya.

"Di Palembang ada sedikit masalah. Jadi saya batal gabung Sriwijaya FC. Saat itu istri drop dan saya langsung pulang," kata pemain dengan posisi penyerang itu.

Setelah batal gabung Sriwijaya FC, kata dia, dirinya langsung dihubungi oleh manajemen Bhayangkara FC. Tidak butuh waktu lama bagi Dzumafo untuk membubuhkan tanda tangan kontrak. Kondisi tersebut membuat pemain asal Kamerun ini lebih bersemangat.

Meski demikian, tugas Dzumafo di Bhayangkara FC cukup berat karena menggantikan posisi Ilija Spasojevic yang hengkang ke Bali United. Apalagi pada musim lalu Spaso mampu membukukan 13 gol.

"Harus bekerja keras untuk menggantikan posisi Spaso. Itu adalah target saya. Persaingan untuk jadi pemain ini juga ketat karena banyak pemain muda disini," kata pemain yang musim lalu bermain di Liga 2 bersama PSPS Pekanbaru itu.

Sebagai pemain senior, Dzumafo tidak kesulitan beradaptasi dengan pemain Bhayangkara FC yang lain. Bahkan pelatih Simon McMenemy memberikan apresiasi pada kepemimpinan pemain naturalisasi itu saat melakukan gim internal.

Untuk lini depan, Bhayangkara FC mempunyai banyak stok pemain yang diantaranya adalah Dendy Sulistiyawan, Dinan Javier hingga I Made Wirahadi. Infomasi yang berkembang, tim ini juga terus memburu penyerang lain termasuk pemain asing.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Foto Udara Mina, Arafah dan Makkah

Selasa , 21 Agustus 2018, 11:11 WIB