Rabu, 10 Jumadil Awwal 1440 / 16 Januari 2019

Rabu, 10 Jumadil Awwal 1440 / 16 Januari 2019

PSSI akan Tandingkan Tim Terbaik Liga 1 dengan Klub J-League

Jumat 22 Des 2017 18:39 WIB

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Endro Yuwanto

Logo PSSI

Logo PSSI

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PSSI akan mengambil bagian dalam peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Jepang yang akan digelar awal 2018. Federasi sepak bola kedua negara setuju menggelar laga persahabatan. 

Namun laga persahabatan itu bukan untuk timnas kedua negara. Melainkan, PSSI dan Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) setuju dengan mempertandingkan antarklub terbaik. PSSI dan J-League akan bekerja sama menyelenggarakan event J-League Asia Chellenge 2018.

Dalam rilis resmi PSSI yang diterima wartawan di Jakarta, Jumat (22/12), disebutkan pertandingan persahabatan tersebut akan dijadwalkan pada 27 Januari 2018. PSSI menyorongkan klub terbaiknya hasil dari kompetisi Liga 1 2017. Yakni Bhayangkara FC. Namun JFA tak menyorongkan kesebelasan terbaiknya. Adalah Tokyo FC, tim peringkat ke-13, di J-League yang nantinya akan tandang ke Jakarta.

Sebagai tuan rumah, Wakil Ketua Umum PSSI Djoko Driyono pun mengharapkan laga tersebut berlangsung meriah. Kata dia, PSSI sedang meminta restu agar laga persahabatan antarklub tersebut berlangsung di Stadion utama Gelora Bung Karno (GBK). "Kami berharap pertandingannya di Jakarta," kata dia.

Tetapi sepertinya pemerintah pemilik aset GBK tak memberikan izin. Meskipun GBK diperkirakan rampung pemugarannya pada Januari 2018, tetapi pemerintah merencanakan GBK digunakan hanya untuk laga timnas.

Namun PSSI, diterangkan Djoko, punya alasan menjadikan GBK sebagai lokasi tanding. Menurut dia, laga antara Bhayangkara FC dan Tokyo FC tak melulu disajikan untuk menghibur para penonton Indonesia. Melainkan juga untuk komunitas dan masyarakat Jepang yang ada di Jakarta.

Selain itu, PSSI punya alternatif tempat tanding yang lain. Seperti di Stadion Patriot dan Wibawa Mukti, Bekasi atau di Pakansari, Bogor. Tetapi tiga stadion di kota satelit ibu kota tersebut pada awal 2018 mengalami renovasi dan terpaksa harus ditutup sementara.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES