Tuesday, 11 Zulqaidah 1439 / 24 July 2018

Tuesday, 11 Zulqaidah 1439 / 24 July 2018

Herman Dzumafo Menuju Sriwijaya FC

Ahad 17 December 2017 18:42 WIB

Rep: Maspril Aries/ Red: Israr Itah

Herman Dzumafo (kiri)

Herman Dzumafo (kiri)

Foto: ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG --- Kegagalan Herman Dzumafo membawa PSPS Pekanbaru berlaga di Liga 1 tak membuatnya gagal berlaga di kompetisi sepak bola tertinggi di Tanah Air. Pemain naturalisasi asal Kamerun tersebut akan merapat ke Sriwijaya FC untuk kompetisi musim depan.

Achmad Haris sekretaris tim Sriwijaya FC membenarkan kedatangan pemain berusia 37 tahun tersebut ke Palembang. Sriwijaya FC mendatangkan Herman Dzumafo sesuai keinginan pelatih Rahmad Darmawan. "Dijadwalkan malam ini dia tiba di Palembang," katanya, Ahad (17/12).

Menurut Achmad Haris, kepastian bergabungnya Herman dengan Laskar Wong Kito sama seperti pemain lainnya. Ia harus melalui tes kesehatan terlebih dahulu. "Jadi kita lihat saja nanti, hasil tesnya kan sekarang belum ada, ujarnya.

Bagi Sriwijaya FC, pemain memiliki tinggi 183 cm tersebut bukan wajah baru. Pada kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) 2013, Herman Dzumafo pernah memperkuat Sriwijaya sebagai salah pemain asing non-Asia. Setelah selama setengah musim memperkuat Persib Bandung Herman Dzumafo ditukar dengan Hilton Moreira yang dari Sriwijaya FC bergabung ke Persib pada putaran kedua  LSI 2013.

Kemudian sempat bergabung dengan sejumlah klub, Mitra Kukar dan Persegres Gresik United pada 2014. Pada 201, ia hengkang ke Persela Lamongan. Setelah mendapat naturalisasi sebagai WNI Herman Dzumafo pada pertengahan 2017, ia bergabung kembali dengan klub pertamanya saat datang ke Indonesia yakni PSPS yang tengah berlaga di Liga 2 Indonesia.

Walau usianya tidak muda, ia masih cuup produktif. Seperti pada laga melawan Persih Tembilahan pada babak penyisihan grup 1, PSPS menang telah 6-0 dan emapt di antaranya dicetak Herman Dzumafo. Di grup 1 PSPS berhasil menjadi juara grup dan lolos ke 16 besar bersama PSMS yang berada di peringkat kedua.

Pada babak 16 besar, Herman Dzumafo kembali menunjukan dirinya sebagai striker yang patut diperhitungan. Seperti saat laga melawan PSMP Mojokerto, PSPS menang 3-1 dan tiga gol kemenangan tersebut dicetak olehnya. Hasilnya PSPS lolos ke babak delapan besar mendampingi Persis Solo yang menjadi juara grup A.

Namun di babak perempat final Liga 2 Indonesia tersebut PSPS dan Herman Dzumafo gagal melangkah ke semifinal. Hanya berada di peringkat ketiga di bawah Persebaya dan PSIS Semarang yang kemudian keduanya lolos ke Liga 1 Indonesia 2018.

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES