Tuesday, 11 Zulqaidah 1439 / 24 July 2018

Tuesday, 11 Zulqaidah 1439 / 24 July 2018

Papua Pertahankan Gelar Juara Piala Pertiwi 2017

Kamis 14 December 2017 00:01 WIB

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Israr Itah

Papua mengalahkan Kalimantan Barat 2-1 pada final Piala Pertiwi 2017 di Stadion Gelora Bumi Sriwijaya, Rabu (13/12).

Papua mengalahkan Kalimantan Barat 2-1 pada final Piala Pertiwi 2017 di Stadion Gelora Bumi Sriwijaya, Rabu (13/12).

Foto: Twitter PSSI

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim Papua berhasil menjuarai Piala Pertiwi 2017. Hasil ini menandai prestasi serupa yang pernah diraih tim sepak bola perempuan dari Bumi Cenderawasih tersebut pada Piala Pertiwi 2014 lalu.

"Kami bersyukur mampu mempertahankan gelar juara ini," kata pelatih tim Papua, Semuel Welya dalam rilis resmi yang diterima wartawan di Jakarta pada Rabu (13/12). Ia mengatakan, keberhasilan tim sepak bola perempuan Papua kali ini semakin membuktikan di Bumi Cenderawasih tersimpan potensi pesepak bola berbakat dan berkualitas.

Tim Papua menjadi juara Piala Pertiwi tahun ini setelah berhasil mengandaskan Kalimantan Barat (Kalbar). Pertandingan babak final antara kedua tim di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (13/12), berakhir dengan skor 2-1 untuk Papua.

Dua gol kemenangan tim Papua dicetak oleh Rulin Aspalek pada menit ke-14 dan Yudith Herlina Sada pada menit ke-43. Sedangkan gol dari tim Kalbar dicetak oleh Syenida Meryfandina pada menit ke-13.

Pelatih tim Kalbar, Sofie Imam Faizal, pun mengakui tim besutannya kalah kualitas dengan tim lawan di final kali ini. "Kami  mengakui lawan punya kualitas pemain yang bagus," ujar dia.

Namun, dia tak berkecil hati dengan kekalahan tersebut. Sebab dia berharap, turnamen Piala Pertiwi tetap ada pada musim mendatang. 

Piala Pertiwi merupakan gelaran turnamen sepak bola perempuan yang diputar PSSI sejak 2013. Setelah tak digelar sejak 2014 lantaran pembekuan federasi, tahun ini turnamen sepak bola kelas wanita itu kembali bergulir. Piala Pertiwi merupakan turnamen sepak bola perempuan kasta tertinggi di Tanah Air sekaligus menjadi ajang test event Asian Games 2018.

Turnamen tersebut bukan mempertandingkan antar klub-klub sepak bola perempuan yang ada di Indonesia. Melainkan mempertandingkan tim-tim sepak bola perempuan dari masing-masing provinsi yang ada di Tanah Air. Tahun ini, ada 12 tim yang ikut. Masing-masing tim terbagi menjadi empat grup dan bertanding dengan sistem setengah kompetisi.

Khusus Piala Pertiwi tahun ini, PSSI pun menjadikannya sebagai ajang seleksi para pemain yang akan dipersiapkan menjadi timnas sepak bola perempuan. Seleksi tersebut dilakukan mengingat Asian Games 2018 akan mempertandingkan cabang sepak bola perempuan. Tetapi sampai hari ini, timnas Putri belum juga terbentuk.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES