Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Persebaya Jamu Semen Padang tanpa Andik

Senin 18 Jun 2012 14:52 WIB

Rep: Erik Purnama Putra/ Red: Hafidz Muftisany

Pemain Persebaya Andik Vermansyah merayakan gol bersama rekan

Pemain Persebaya Andik Vermansyah merayakan gol bersama rekan

Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA — Persebaya 1927 bakal melakoni laga perdana semifinal Piala Indonesia (PI) kontra Semen Padang di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Rabu (20/6).

Skuat besutan Divaldo Alves tersebut bakal bermain di Stadion GBT lantaran tidak memperoleh ijin bertanding di Stadion Tambaksari. Itu sebagai dampak kerusuhan Bonekmania melawan aparat keamanan pada awal bulan ini.

Persebaya memiliki ambisi besar untuk menaklukkan Kabau Sirah—julukan Semen Padang. Pasalnya, dalam dua kali pertemuan terakhir di Indonesian Premier League (IPL), Persebaya selalu takluk. Salah satunya dipermalukan di depan ribuan Bonekmania pada kompetisi putaran pertama IPL. Semen Padang berhasil melaju ke semifinal PI usai mengalahkan PSMS Medan dengan skor agregat 3-1.

Menghadapi pemuncak klasemen IPL itu, tim berjuluk Bajul Ijo kemungkinan belum bisa menurunkan Andik Vermansah. Cedera engkel kanan yang diderita gelandang Timnas Indonesia U-23 tersebut belum sembuh seratus persen.

Engkel Andik mendapat masalah usai membela Persebaya pada leg pertama babak delapan besar PI lawan Persik di Stadion Brawijaya, Kediri, Kamis (7/6) lalu. Pada leg kedua di Yogyakarta, enam hari kemudina, dia tidak bisa diturunkan.

Ketika Persebaya melawat ke Persiba Bantul dalam lanjutan IPL, Sabtu (16/6), Andik tidak diturunkan sama sekali. Meski begitu, ada kemungkinan Andik bisa diturunkan sebagai pemain pengganti pada akhir babak kedua. “Peluangnya fifty-fifty. Kalaupun bisa, paling cuma empat sampai lima menit,” kata Andik seperti dikutip laman IPL, Senin (18/6).

Andik mengatakan, fisioterapis klub M Yanizar Lubis melarangnya bermain pada akhir pekan lalu di Bantul. “Bang Nizar melarang saya, dan kenyataannya saya memang belum bisa turun.”

Cedera Andik memang cukup parah. Setelah menjalani terapi ultra sound tiap dua hari sekali selama tiga pekan di Rumah Sakit Siloam, Surabaya, kini cederanya berangsur sembuh. Pemain yang pernah bertukar jersey dengan David Beckham (LA Galaxy) dan Esteban Cambiasso (Inter Milan) itu sudah bisa melakukan latihan lari ringan setiap hari.

“Sudah lumayan, bisa dipakai jogging kaki saya.” Selain menjalani terapi ultra sound, pihaknya juga melakukan terapi tradisional dengan merendam kedua kainya dengan air garam. “Sekali-kali juga saya juga rendam dengan air garam,” kata dia.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA