Rabu, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 Desember 2019

Rabu, 14 Rabiul Akhir 1441 / 11 Desember 2019

Turunkan U-23, Qatar Protes Timnas Indonesia

Jumat 24 Feb 2012 16:40 WIB

Rep: Abdullah Sammy/ Red: Hafidz Muftisany

Timnas Indonesia (ilustrasi)

Timnas Indonesia (ilustrasi)

Foto: Republika/Yogi Ardhi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA—Tim Qatar melayangkan protes kepada PSSI dan FIFA terkait kebijakan Indonesia memainkan skuat U-23 menghadapi Bahrain di laga kualifikasi Piala Dunia 2014, 29 februari mendatang. Langkah timnas Indonesia dipandang Qatar akan menguntungkan Bahrain yang berambisi mencatatkan kemenangan besar minimal 9-0 untuk mengintip peluang lolos.

Di pihak lain Bahrain tinggal berharap pemuncak kelasemen Iran mampu memukul Qatar di hadapan publik Teheran. Walhasil, federasi sepak bola Qatar meminta Indonesia untuk kembali memainkan skuat terbaiknya lawan Bahrain kendati laga tersebut sudah tidak menentukan HASIL bagi tim Garuda.

Adanya protes dari Qatar diakui langsung oleh Ketua Umum PSI, Djohar Arifin Husin. “Memang ada keberatan yang dilayangkan Qatar terkait materi tim yang akan kita bawa ke Manama nanti. Mereka menanyakan mengapa tim yang dibawa kali ini jauh berbeda,” ujarnya kepada para wartawan kemarin.

Namun Djohar menjelaskan duduk persoalan yang sesungguhnya bahwa Indonesia wajib menurunkan pemain yang bermain di liga resmi. Karena mayoritas skuat terdahulu bermain di ISL—liga yang dianggap PSSI illegal—maka timnas terpaska melakukan pergantian skut secara menyeluruh.

Kendati hampir seluruh pemain yang akan berlaga berlabelkan debutan, namun Djohar menjamin bahwa Indonesia akan bermain habis-habisan di Manama. “Jadi kami akan tetap memberikan yang terbaik. Malah kita optimis bisa mencatatkan kejutan dengan materi yang samasekali tidak diketahui lawan,” ujarnya.

Sebelumnya, FIFA juga sempat menayakan ke PSSI alasan digantinya daftar pemain Indonesia secara besar-besaran. Namun setelah dijelaskan bahwa pemain ada di daftar pemain di FIFA merumput di ISL, badan sepak bola dunia itu mahfum.

FIFA kemudian melayangkan surat yang isinya meminta PSSI mendaftarkan mana saja eks pemain timnas Indonesia di babak kualifikasi Piala Dunia 2014 yang kini bermain di ISL.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA