Friday, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 February 2020

Friday, 27 Jumadil Akhir 1441 / 21 February 2020

Persipura Ancam Gugat PSSI ke Pengadilan

Kamis 08 Dec 2011 15:10 WIB

Rep: Ratna Puspita/ Red: taufik rachman

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA – Didiskualifikasinya Persipura dari ajang Liga Champions Asia membuat pendukung Persipura berang. Ratusan pendukung Klub Persipura Jayapura mendatangi Kantor PSSI di Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Kamis (18/12).

David Kanakaimu dari perwakilan pengunjuk rasa mengatakan, PSSI yang dimpin oleh Djohar Arifin telah membuat kecewa masyarakat Papua dengan tidak mendaftarkan Persipura untuk mengikuti Liga Champions Asia. Padahal, klub berjuluk Mutiara Hitam memiliki hak tersebut sebagai juara Liga Super Indonesia (LSI) musim lalu.

David menyatakan bahwa pihaknya tidak segan untuk membawa PSSI ke meja hijau. “Satu-satunya jalan ambil jalur hukum. Tindakan ini sedang diproses. Kebenaran harus ditemukan dan tidak boleh dianggap berlalu,” kata dia.

Fans yang melakukan unjuk rasa tersebut tergabung dalam Komunitas Suporter Pecinta Persipura Jakarta, Ogut Persipura Mania (OPM) Jakarta, dan Masyarakat Papua se-Jawa-Bali. “Olahraga adalah satu-satunya pintu menyatukan Papua dengan NKRI. Dengan ini, PSSI telah menutup pintu,” kata David.

Pendukung klub yang menjadi kampiun Liga Super Indonesia (LSI) musim lalu tersebut juga mendesak Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husein, untuk meminta maaf kepada masyarakat Papua dan mundur dari jabatannya.

Tuntutan serupa juga diarahkan kepada Ketua Komisi Disiplin, Bernard Limbong; Ketua Komite PSSI, Sihar Sitorus; Deputi Sekretaris Jendral PSSI, Saleh Mukadar, CEO PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS), Widjajanto; dan Usman Fakubun.

Para pendukung klub berjuluk Mutiara Hitam ini juga menyerukan kepada anggota PSSI untuk melakukan Kongres Luar Biasa untuk menyelamatkan induk organisasi olah raga paling popular di Idnonesia tersebut.

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Roberto Rouw, mengatakan, tindakan yang dilakukan PSSI dengan tidak mendaftarkan Persipura tidak dapat dibenarkan. Sebab, Mutiara Hitam mewakili Indonesia pada ajang internasional tersebut. “Hak Persipura diabaikan oleh Ketua Umum,” kata dia.

Selain itu, Roberto juga menilai, Djohar dan kawan-kawan telah melakukan kebohongan publik dengan menyatakan Persipura yang bersalah dalam hal ini. Pengurus selalu mengatakan, AFC mencoret Persipura karena mengikuti kompetisi yang tidak diselenggarakan oleh PSSI.

Padahal, Roberto menuturkan, PSSI yang tidak ingin mendaftarkan Persipura yang memilih berlaga pada LSI musim ini. PSSI justru mendaftarkan Arema Indonesia dan Persija Jakarta. “Tapi, saya tidak tahu Arema atau Persija yang mana yang didaftarkan,” kata dia. AFC pun menolaknya usulan tersebut karena hak berlaga di Liga Champions milik Persipura.

Roberto pun mendukung upaya untuk membawa pengurus PSSI ke jalur hukum. Selain itu, Roberto akan menggunakan haknya sebagai anggota komite eksekutif untuk mengirim surat kepada AFC dan FIFA mengenai masalah ini.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA