Saturday, 19 Rabiul Awwal 1441 / 16 November 2019

Saturday, 19 Rabiul Awwal 1441 / 16 November 2019

Mantan Menpora Melamar Jadi Ketua PSSI

Senin 18 Apr 2011 09:54 WIB

Red: Stevy Maradona

Mantan menteri pemuda dan olah raga Adhyaksa Dault

Mantan menteri pemuda dan olah raga Adhyaksa Dault

Foto: Blogspot

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Sebanyak tujuh nama bakal calon ketua umum PSSI periode 2011-2015 yang sudah tercatat resmi diajukan oleh anggota PSSI hingga hari keenam pendaftaran untuk ketua umum, wakil ketua umum dan anggota Komite Ekseutif (Exco).

Berdasarkan keterangan Humas PSSI, Senin pagi, tujuh nama yang sudah resmi diajukan klub atau pengurus provinsi anggota PSSI itu berdasarkan rekapitulasi pencalonan bakal calon pertanggal 17 April hingga pukul 18.00 WIB.

Tujuh nama yang akan bersaing maju jadi ketum PSSI itu adalah Adhan Dambea, Adhyaksa Dault, Diza Rasyid Ali, Johar Arifin Husin, Wahidin Halim, George Toisutta, dan Arifin Panigoro. Untuk George Toisutta mendominasi usulsan yang diajukan resmi empat anggota yakni dari Pengrov DKI Jakarta, Persib Bandung, Persepam Pamekasan dan Persewangi Banyuwangi.

Arifin Panigoro sendiri diusulkan Maung Bandung, Wahidin Halim (Persikota), Johar Arifin Husin (PS Madina Medan Jaya), Diza Rasyid Ali (Pengrov Sumut), Adhyaksa Dault (ISP Purworejo), Adhan Dambea (Pengrov Gorontalo dan Persigo).

Untuk posisi wakil ketua umum PSSI muncul nama GH Sutejo, Adhan Dambea, Agusman Effendi, Nirwan D Bakrie, Wahidin Halim, Arifin Panigoro, George Toisutta, dan Bernard Limbong.

Sedangkan posisi anggota Komite Eksekutif (Exco), beredar 12 nama, yakni GH Sutejo, Adhan Dambea, Zulfadhli, Zainudin Hamid, Choking Susilo Sakeh, Diza Rasyid Ali, Husni E, Hasibuan, Wahidin Halim, Firnandez, Bernard Limbong, dan Arifin Pangigoro.

PSSI telah memperpanjang penutupan pendaftaran untuk ketua umum, wakil ketua umum dan anggota Exco hingga 23 April 2011.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA