Monday, 4 Safar 1442 / 21 September 2020

Monday, 4 Safar 1442 / 21 September 2020

Kongres PSSI

Liga tak Masalahkan Pengembalian Saham ke Klub

Sabtu 22 Jan 2011 09:43 WIB

Red: Krisman Purwoko

REPUBLIKA.CO.ID,TABANAN--PT Liga Indonesia selaku pengelola kompetisi profesional tidak mempermasalahkan pengembalian saham ke klub peserta Indonesia Super League (ISL) karena sudah disetujui EXCO PSSI. CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono di Tabanan Bali, Sabtu mengatakan, hingga saat ini pihaknya terus mengkaji bagaimana sistem yang tepat untuk mengembalikan saham ke masing-masing klub. "Ada dua pilihan yaitu saham pasif dan aktif. Kemungkinan besar kami akan menggunakan saham pasif," katanya saat dikonfirmasi.

Menurut dia, ada beberapa pertimbangan mengapa menggunakan saham pasif diantaranya adalah klub tidak akan menyetor penyertaan modal kepada perusahaan dalam hal ini PT Liga Indonesia.
 engan belum adanya keputusan, katanya, jelas pemberian saham belum bisa dilakukan secara cepat meski saat ini sangat diharapkan oleh klub-klub peserta kompetisi sepak bola tertinggi di Indonesia ini.

"Setelah kami kaji kembali, semuanya akan kami jelaskan. Prosesnya masih panjang untuk hal ini," katanya menambahkan. Joko menjelaskan, dengan tidak adanya penyertaan modal dari klub maka sistem pembagian keuntungannya (profit sharing) akan didasarkan atas peringkat pada klasemen terakhir kompetisi ISL.

Ia dalam hal ini mencontohkan sistem di Liga Inggris. Klub yang mampu bertengger di klasemen akhir pada tempat teratas akan mendapatkan 'profit sharing' dua puluh kali lipat dibandingkan dengan klub yang bercokol di urutan terakhir klasemen. "Besarnya 'profit sharing' akan diperebutkan berdasarkan prestasi klub bukan dari besarnya penyertaan modal," kata pria asal Ngawi, Jawa Timur, itu.

Sebelumnya Ketua Umum PSSI Nurdin Halid pada pembukaan Kongres Tahunan PSSI di Pan Pasific Nirwana Resort, Bali, Jumat (21/1) menyatakan jika 99 persen saham PT Liga Indonesia akan diberikan ke klub ISL. Selama ini saham PT Liga Indonesia dikuasai sepenuhnya oleh asosiasi sepak bola Indonesia. Pemberian kembali saham diharapkan mampu meningkatkan gairah kompetisi sepak bola Tanah Air. "99 persen saham akan dikembalikan ke klub. Ini adalah salah satu perkembangan kompetisi profesional di Indonesia," katanya dengan tegas.

Menurut dia, pemberian saham akan dilakukan dalam tahun ini minimal dua bulan setelah kongres tahunan PSSI digelar. Hanya saja pihaknya belum memberikan kepastian waktu pengembalian saham PT Liga Indonesia.

Pengembalian saham ke klub merupakan ide baru dari PSSI. Banyak anggapan jika pemberian saham ini untuk mengantisipasi keluarkan klub dari kompetisi ISL seperti yang dilakukan Persema, Persibo dan PSM Makassar.

Ketiga klub itu saat ini turun di kompetisi Liga Primer Indonesia bentukkan pengusaha nasional Arifin Panigoro. Pada kompetisi itu seluruh klub dianggap profesional karena sudah tidak menggunakan dana APBD seperti kompetisi di bawah naungan PSSI.



sumber : ant
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA