Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Monday, 12 Rabiul Akhir 1441 / 09 December 2019

Sarri Akui tak Mudah Taklukkan Slavia Praha di Kandangnya

Kamis 11 Apr 2019 09:17 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Israr Itah

Maurizio Sarri

Maurizio Sarri

Foto: EPA-EFE/Facundo Arrizabalaga
Chelsea akan bertandang ke Stadion Sinobo, markas Slavia Praha.

REPUBLIKA.CO.ID, PRAHA -- Pelatih Chelsea Maurizio Sarri menyadari tak mudah menaklukkan Slavia Praha di kandang mereka. Chelsea akan bertandang ke Stadion Sinobo, markas Slavia Praha, untuk melakoni laga pertama perempat final Liga Europa, Jumat (12/4) dini hari WIB.

Baca Juga

"Kami harus sangat kompak dan bertahan dengan sangat baik,” ujar Sarri, dikutip dari BBC, Kamis (11/4).

Sarri menjelaskan, Slavia Praha memiliki umpan silang yang bagus dengan enam atau lima pemain yang siap menyambut bola di depan gawang lawan. Selain itu, tuan rumah juga punya senjata serangan balik berbahaya. Hal tersebut dibuktikan ketika mencetak enam gol dalam dua pertandingan melawan Sevilla.

Sarri kemungkinan tidak akan memainkan penyerangnya yang kini diisukan akan pindah ke Real Madrid, Eden Hazard. Hazard disebut-sebut sedang lelah dan butuh diistirahatkan. Hazard telah mencetak tiga gol dalam dua pertandingan terakhir.

"Saya ingin menunggu sampai besok dan kemudian saya akan memutuskan (tentang kesiapannya)," kata Sarri.

Rencana tidak memainkan Hazard di leg pertama cukup masuk akal. Sebab, usai melawan Slavia Praha, The Blues akan menghadapi laga berat melawan Liverpool di Liga Inggris. Chelsea sangat membutuhkan kemenangan jika ingin bertengger di empat besar klasemen.

Bek Slavia Praha Vladimir Coufal mengakui Hazard akan membuat permainan timnya akan menerapkan pertahanan yang ketat. Coufal berjanji akan membuatnya sulit menembus pertahanan jika Sarri menurunkannya.

Slavia Praha sedikit dirugikan karena sanksi UEFa atas pelanggaran yang dilakukannya pada Februari lalu. Beberapa sektor di dalam stadion harus ditutup. Hal menyebabkan dukungan kepada tuan rumah sedikit berkurang.

"Kami sangat sedih dengan kenyataan bahwa tiga sektor kami akan ditutup. Mudah-mudahan, ini akan menjadi pelajaran bagi semua orang yang terlibat dan situasi seperti itu tidak akan pernah terjadi lagi," kata Coufal.

Slavia Praha mempunyai modal baik dibandingkan Chelsea di liga domestik. Mereka menjadi pemuncak klasemen dengan sisa tiga pertandingan lagi. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA