Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Tuesday, 15 Rabiul Awwal 1441 / 12 November 2019

Sarri Enggan Bertemu Napoli di Perempat Final Liga Europa

Jumat 15 Mar 2019 17:28 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Endro Yuwanto

Maurizio Sarri

Maurizio Sarri

Foto: EPA-EFE/Facundo Arrizabalaga
Sarri lebih senang berjumpa mantan klub yang dibesutnya itu di final.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Chelsea melangkah ke babak perempat final Liga Europa dengan begitu menyakinkan. Kemenangan 5-0 di laga leg kedua babak 16 besar di kandang Dinamo Kiev, Jumat (15/3) dini hari WIB, membawa tim asal London Barat itu menyingkirkan wakil Ukraina dengan aggregat 8-0.

Keberhasilan menyingkirkan Kiev itu kian melengkapi rekor apik Chelsea di kancah Liga Europa musim ini. Dari 10 laga yang telah dilakoni, tim besutan Maurizio Sarri sukses mengemas sembilan kemenangan dan satu hasil imbang. The Blues menjadi salah satu kandidat terkuat dalam perebutan gelar juara Liga Europa musim ini.

Namun, demi bisa menjadi tim terbaik di kasta kedua kompetisi klub Eropa tersebut, Chelsea harus bisa melewati adangan lawan di babak perempat final. Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri, berharap tidak berhadapan dengan mantan timnya, Napoli, di delapan besar Liga Europa tersebut.

Pelatih berusia 60 tahun itu mengaku tidak ingin datang ke Stadion San Paolo, markas Napoli, sebagai lawan. Terlebih, pelatih berusia 60 tahun itu merupakan penduduk asli Kota Napoli. ''Anda tahu bagaimana baiknya hubungan saya dengan kota itu, dengan orang-orang di sana. Jadi, buat saya, akan sangat sulit untuk menghadapi Napoli,'' kata Sarri seperti dikutip Eurosports, Jumat (15/3).

Sebelum resmi menukangi Chelsea pada awal musim ini, Sarri memang sempat membesut I Partenopei selama tiga musim. Sayangnya, dalam rentang waktu tersebut, eks pelatih Empoli itu gagal membawa Napoli menjungkalkan dominasi Juventus di kancah Serie A Italia.

Sarri justru berharap bisa menghadapi Napoli di partai final Liga Europa yang rencananya bakal digelar di Stadion Olimpic di Ibukota Azerbaijan, Baku, akhir Mei mendatang. ''Saya lebih menyukai jika berhadapan dengan mereka di partai final. Pertama, artinya kami berhasil melaju ke babak final dan saya tentu akan senang dengan perncapaian itu. Kedua, artinya Napoli bisa melaju ke final dan saya juga senang untuk itu,'' jelas dia.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA