Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Buffon Turut Sedih Lihat Inter dan Napoli Gagal Lolos

Rabu 12 Dec 2018 16:59 WIB

Rep: Febrian Fachri / Red: Israr Itah

Gianluigi Buffon

Gianluigi Buffon

Foto: AP /Darko Vojinovic
Menurut Buffon, Inter dan Napoli hanya kurang beruntung sehingga harus tersingkir.

REPUBLIKA.CO.ID, BELGRADE -- Kiper Paris Saint-Germain Gianluigi Buffon turut berduka melihat dua klub Italia, Internazionale Milano dan SSC Napoli, gagal melangkah ke 16 besar Liga Champions. Kiper legendaris Italia itu menilai, dua tim tersebut sangat layak lolos. Menurut Buffon, Inter dan Napoli hanya kurang beruntung sehingga harus tersingkir pada laga terakhir penyisihan grup. 

Baca Juga

"Saya turut bersedih untuk dua tim itu (Napoli dan Inter)," kata Buffon, dikutip dari Football Italia, Rabu (12/12).

Inter bermain seri 1-1 saat menjamu PSV Eindhoven di Giuseppe Meazza dini hari tadi. Akibatnya, Inter hanya menempati peringkat tiga Grup B dan harus puas hanya berlaga di babak 32 besar Liga Europa. Inter kalah head to head dari Tottenham Hotspur yang pada saat bersamaan menahan imbang Barcelona 1-1 di Camp Nou.

Sementara Napoli tersingkir usai menelan kekalahan 0-1 di kandang Liverpool, Stadion Anfield. Pasukan Carlo Ancelotti hanya menempati urutan ketiga Grup C. Mereka kalah bersaing dengan Paris Saint Germain dan The Reds yang secara sah mengklaim dua tiket lolos dari Grup C.

Napoli yang mengoleksi nilai sembilan, kalah dalam produktivitas gol dari Liverpool sebagai runner-up. Perhitungan produktivitas gol dipilih setelah head to head dan selisih gol kedua tim sama. Liverpool memasukkan sembilan gol dan kemasukan tujuh, sementara Napoli memasukkan tujuh gol dan kemasukan lima.

Buffon turut berkontribusi membawa PSG lolos ke 16 besar. Mantan kiper Juventus itu membawa Les Parisiens mengalahkan tuan rumah Red Star Belgrade 4-1 pada partai pamungkas. PSG pun dengan gagah melangkah ke 16 besar dengan status juara Grup C. 

Buffon paham betul peta kekuatan yang dimiliki Inter dan Napolli karena kiper 40 tahun itu lama bermain di Serie A. Inter dan Napoli menurut Buffon memainkan sepak bola yang indah di Liga Champions. Dua tim ini membuat grup B dan grup C benar-benar mencerminkan grup neraka. 

Buffon menyayangkan kegagalan Inter dan Napoli memperkecil peluang dirinya bertemu wakil Italia di fase berikutnya. Walau sudah meninggalkan Serie A, Buffon selalu merindukan atmosfer sepak bola Negeri Piza. Kini kans Buffon melawan klub Italia hanya untuk bertemu antara AS Roma atau Juventus.

"Saya selalu menantikan pertandingan melawan klub Italia," ujar Buffon. Musim ini, Buffon menginjakkan kaki di Italia pertama kalinya sejak menjadi pemin PSG saat membela PSG melawan tuan rumah Napoli di San Paolo, awal September lalu. Ketika itu, Buffon membawa PSG menahan seri Napoli 1-1.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA