Rabu, 12 Rabiul Akhir 1440 / 19 Desember 2018

Rabu, 12 Rabiul Akhir 1440 / 19 Desember 2018

Tevez Minta Fan Boca Lupakan Kerusuhan Final Libertadores

Jumat 07 Des 2018 08:32 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Israr Itah

Carlos Tevez

Carlos Tevez

Foto: EPA/Roman Pilipey
Tevez ingin semuanya fokus kepada pertandingan leg kedua final Copa Libertadores.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Striker senior Boca Juniors Carlos Tevez meminta semua penggemar Los Xeneizes agar tidak lagi mengungkit-ungkit insiden pelemparan bus oleh penggemar River Plate. Tevez ingin semuanya fokus kepada pertandingan leg kedua final Copa Libertadores. 

"Kami harus menjernihkan pikiran dan mencoba fokus ke pertandingan. Di depan mata kita ada final Copa Libertadores," kata Tevez, dikutip dari Associated Press, Jumat (7/12).

Lanjutan leg kedua final Copa Libertadores antara River melawan Boca akan digelar pada Senin (10/12) di Stadion Santiago Bernabeu, Kota Madrid. Final diadakan jauh dari Argentina karena insiden pelemparan bus Boca oleh suporter River beberapa pekan lalu saat perjalanan menuju Stadion El Monumental Buenos Aires. 

Conmebol memindahkan pertandingan ke Madrid, Spanyol karena di Negeri Matador tersebut memiliki perantau Asal Argentina yang cukup banyak. Diharapkan, suasana Argentina nanti akan tercipta selama dua kali 45 menit di Bernabeu. 

Menurut Tevez, kehadiran orang Argentina di Bernabeu nanti akan sangat berarti supaya pemain kedua tim tetap merasakan atmosfer Copa Libertadores dan Super Clasico pada laga nanti. 

"Sangat penting mendapatkan dukungan mereka di sini," ujar Tevez. 

Masih mengutip pemberitaan dari AP, sejumlah kelompok suporter Boca dan River dikabarkan nekat menyusul ke kota Madrid dari Argentina untuk menyaksikan tim kesayangan mereka bertanding. Tapi kepolisian Spanyol mengetahui hal tersebut dan langsung mendeportasi mereka demi menjamin keamanan pertandingan. 

Menurut Tevez, ketegasan polisi Spanyol harus menjadi pelajaran penting buat pengelolaan sepak bola Argentina. Menurut mantan bintang Manchester United dan Manchester City itu, sepak bola Argentina harus memanfaatkan momen ini untuk melakukan perubahan. 

"Tidak ada pemain sepak bola yang suka melihat suporter melakukan kekerasan," kata Tevez menambahkan.

 

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA