Selasa, 5 Rabiul Awwal 1440 / 13 November 2018

Selasa, 5 Rabiul Awwal 1440 / 13 November 2018

Ibrahimovic Ungkap Cerita Upaya Cegah Kepindahannya ke PSG

Kamis 08 Nov 2018 09:44 WIB

Rep: MGROL114/ Red: Israr Itah

Zlatan Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic

Foto: REUTERS/ Andrew Couldridge
Ia berselisih dengan mantan CEO Milan Adriano Galliani.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Zlatan Ibrahimovic terkenal sebagai sosok yang suka bicara blak-blakan kepada awak media. Dalam biografi terbarunya, Ibrahimovic menjelaskan bagaimana ia pernah merasa dikhianati oleh klub Serie A, AC Milan, yang menjualnya ke  Paris Saint-Germain (PSG). Ia berusaha berusaha mencegah kepindahannya itu tapi gagal.

Ibra menjelaskan alasan ia bisa pindah ke PSG, padahal bermain sangat bagus untuk Milan kala itu. Penjelasan itu pun akan menampilkan bagian ia berselisih dengan mantan CEO Milan Adriano Galliani.

Pada musim panas 2012, Ibrahimovic adalah pemain Milan dan telah diberi jaminan kalau ia akan tetap di Kota Mode  mesti banyak klub besar Eropa yang meminatinya. Namun semuanya itu tidak sesuai dengan ucapan. Ibra justru dijual ke PSG tanpa sepengetahuannya.

Ini bermula ketika Ibra sedang berlibur bersama keluarganya dan mendapati banyak panggilan tak terjawab dari agennya Mino Raiola. Ia pun bingung ketika ia harus menerima telepon dari direktur olahraga PSG Leonardo. Setelah itu, Raiola pun mengabarinya kalau Milan sudah menjual Ibra ke PSG.

Merasa dikhianati oleh Milan karena telah menjualnya tanpa sepengetahuan dirinya, Ibra mencoba menyabotase dengan caranya. Ia sempat mengatakan ke Raiola kalau ia tidak akan membuat mudah kepindahannya ke PSG.

“Saya akan memberi tahu mereka bahwa saya menginginkan gaji yang sama dengan saya di Milan dan saya akan meminta begitu banyak hal yang mereka pikir itu tidak layak,” kata Ibrahimovic, dikutip dari laman Four Four Two, Rabu (7/11).

Ibra pun memberi tahu Mino untuk mengatur semua kondisi kontraknya satu per satu. Lalu ia pun berkata kepada istrinya kalau PSG tak akan menerima semua tuntutan yang ia ajukan. Namun ternyata upaya Ibra itu gagal. Selang 20 menit setelah mengajukan permintaan macam-macam, Raiola kembali menghubunginya dan mengatakan kalau semua keinginan Ibra telah disetujui.

"Jadi saya menerima (pindah) karena saya orang yang memegang kata-kata saya. Ketika saya mengatakan sesuatu, saya mematuhinya," kata Ibrahimovic mengakhiri.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA