Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Sunday, 20 Rabiul Awwal 1441 / 17 November 2019

Mourinho Mengaku Dihina Pendukung Juventus Selama 90 Menit

Kamis 08 Nov 2018 07:08 WIB

Red: Israr Itah

Reaksi Jose Mourinho seusai kemenangan Manchester United di kandang Juventus.

Reaksi Jose Mourinho seusai kemenangan Manchester United di kandang Juventus.

Foto: EPA-EFE/ALESSANDRO DI MARCO
Mourinho mendapatkan sorakan hinaan yang cukup kasar dalam Bahasa Italia.

REPUBLIKA.CO.ID, TURIN -- Jose Mourinho membuat gestur provokatif setelah kemenangan Manchester United (MU) 2-1 atas Juventus pada laga keempat Grup H Liga Champions di Stadion Allianz, Turin, Kamis (8/11) pagi WIB. Pelatih MU ini meletakkan telapak tangannya di sebelah telinga kanannya menunjukkan isyarat ingin mendengar suara pendukung Juventus lebih keras lagi.

Baca Juga

Mourinho punya alasan jelas untuk sikapnya. "Saya dihina selama 90 menit. Mereka menghina keluarga saya," kata Mourinho seusai laga, dikutip Guardian. 

Rekaman yang banyak tersebar di Youtube memang menegaskan ini. Mourinho yang pernah menangani Inter Milan, salah satu musuh bebuyutan Juventus, mendapatkan sorakan hinaan yang cukup kasar dalam Bahasa Italia. 

“Saya melakukan tugas saya dan tidak lebih. Pada akhirnya, saya tidak menghina siapa pun. Saya hanya menunjukkan gestur bahwa saya ingin mendengar mereka lebih lagi," kata Mourinho.

Ia mengaku tidak akan melakukannya lagi. Namun, Mourinho menegaskan bahwa ia datang sebagai profesional yang melakukan tugasnya. Sayangnya, kata dia, orang-orang mengina keluarganya.

"Itu alasan saya bereaksi seperti ini. Saya tak mau memikirkannya," kata dia.

Mourinho tidak mau membicarakan kemenangan tandang MU yang penting ini. Ia hanya mengisyaratkan kemenangan Iblis Merah kali ini layak disejajarkan dengan saat MU menaklukkan Juventus pada babak gugur Liga Champions pada era pelatih SIr Alex Ferguson.

Dua gol penentu kemenangan United itu tercipta dalam kurun waktu lima menit terakhir waktu normal melalui situasi bola mati lewat Juan Mata dan bunuh diri Alex Sandri. Dua gol ini menguburkan keunggulan yang sempat dimiliki Juventus lewat gol spektakuler Cristiano Ronaldo dan menunda langkah tuan rumah lolos ke babak 16 besar.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA