Kamis, 14 Rabiul Awwal 1440 / 22 November 2018

Kamis, 14 Rabiul Awwal 1440 / 22 November 2018

AC Milan Terancam Dikeluarkan dari Kompetisi Eropa

Rabu 23 Mei 2018 09:08 WIB

Rep: Lintar Satria Zulfikar/ Red: Endro Yuwanto

Logo AC Milan

Logo AC Milan

Foto: REUTERS/Stefano Rellandini
Milan bisa menjadi klub ke-17 yang dikeluarkan dari kompetisi UEFA.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- AC Milan bisa menjadi tim ke-17 yang dilarang mendapatkan akses ke kompetisi Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) karena gagal dalam uji Financial Fair Play, seperti yang terjadi kepada Galatasaray dan Panathinakos. UEFA merilis pernyataan tentang gagalnya kesepakatan dan penyelesaian masalah utang-piutang.

Hukuman bagi Milan akan diumumkan pada bulan depan. "Dewan Investigasi Badan Kontrol Finansial UEFA (CFCB) memutuskan merujuk klub Italia AC Milan ke Dewan Peradilan CFCB untuk pelanggaran peraturan Financial Fair Play," kata pernyataan UEFA seperti dilansir dari Football-Italia, Rabu (23/5).

Saat ini, Milan terancam tidak bisa membeli pemain di satu atau dua bursa trasfer. Milan juga bisa didenda dalam jumlah yang besar atau dikeluarkan dari kompetisi Eropa.

"Setelah pemeriksaan yang teliti terhadap semua dokumen dan penjelasan yang disediakan oleh klub, Dewan Investigasi CFCB menilai kasus ini tidak dapat diselesaikan," lanjut pernyataan UEFA tersebut.

Milan akan menjadi klub ke-17 yang dikeluarkan dari kompetisi UEFA karena permasalahan Financial Fair Play. Sebelumnya, Galatasaray mendapat sanksi serupa pada Maret 2016 lalu. Dnipro juga mendapat hukuman yang sama beberapa bulan setelahnya. Red Star Belgrade, Panathinaikos, Sion, Partizan Belgrade, Cluj, Bursaspor, CSKA Moscow, dan Dinamo Moscow juga menjadi klub-klub yang mendapatkan sanksi tersebut.

"Secara khusus, Dewan Investigasi CFCB berpendapat, di antara faktor-faktor lain, masih ada ketidakpastian dalam kaitannya dengan refinancing dan nota pinjaman pengembalian pada Oktober 2018," kata pernyataan UEFA.

Refinancing yang dimaksud ialah langkah AC Milan menggunakan pinjaman baru untuk melunasi utang yang lama. Langkah ini sangat jarang diambil oleh UEFA. Karena kebanyakan klub besar mampu menyelesaikan utang. Tapi pernyataan ini terlihat jelas UEFA sangat meragukan keteguhan pemiliki AC Milan Yonghong Li untuk membayar semua utangnya yang sangat besar dari Elliot Management.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Festival Panen Kopi Gayo

Rabu , 21 Nov 2018, 20:55 WIB