Monday, 3 Zulqaidah 1439 / 16 July 2018

Monday, 3 Zulqaidah 1439 / 16 July 2018

Hina Rekan Satu Tim, Pemain Ini Dipecat dari Klub

Jumat 20 April 2018 06:48 WIB

Red: Hazliansyah

Klub Bulgaria Slavia Sofia

Klub Bulgaria Slavia Sofia

Foto: ist
Aboud Omar dipecar karena menghina rekan satu tim

REPUBLIKA.CO.ID, SOFIA -- Sebagai seorang pemain sepak bola profesional, menjaga sikap baik di dalam maupun luar lapangan sangat penting untuk dilakukan. Jika tidak, bisa jadi sanksi pemecatan langsung dijatuhkan oleh klub.

Seperti yang terjadi pada seorang pemain asal klub Bulgaria, Slavia Sofia. Klub itu melakukan pemecatan yang didukung seluruh pemain serta ofisial terhadap Aboud Omar. Pemain belakang asal Kenya itu dipecat karena dituduh telah melakukan penghinaan kepada rekan satu tim serta tim pelatih.

Bahkan ia juga disebut tidak menunjukkan rasa tidak hormat kepada negara Bulgaria.

"Saya memutuskan untuk memecat Aboud Omar dari tim dan hubungan kontraknya dengan klub akan ditangguhkan di bawah tatanan hukum yang ada," kata Presiden Slavia, Ventseslav Stefanov dalam sebuah pernyataan.

Bek kiri berusia 25 tahun itu menjadi pemain Kenya pertama di liga Bulgaria ketika ia bergabung dengan klub tertua di negara Balkan itu pada 2016.

Dia turut berperan dalam membantu juara tujuh kali liga Bulgaria tersebut lolos ke Liga Europa beberapa bulan kemudian.

"Tanpa alasan yang jelas, pemain itu (Omar) menjadi kejam dan sombong. Dia belajar frasa paling vulgar dalam bahasa Bulgaria dan mulai berbicara kepada teman-teman satu timnya tanpa kecuali," kata Stevanof.

Omar tidak segera bisa dimintai komentarnya ketika dihubungi oleh wartawan.

"Dia mulai mengutuk segalanya, terkait dengan kehidupan di negara kita dan tidak mencoba menyembunyikan ketidaksukaannya terhadap negara Bulgaria," lanjut Stevanof.

Stefanov mengatakan bahwa semua pemain Slavia dengan suara bulat mendukung keputusannya untuk memecat Omar, yang telah lebih dari 30 kali membela timnas Kenya.

Sumber : Antara/Reuters
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES