Selasa, 14 Safar 1440 / 23 Oktober 2018

Selasa, 14 Safar 1440 / 23 Oktober 2018

Sumpah Serapah Buffon untuk Wasit Real Madrid Vs Juve

Kamis 12 Apr 2018 06:07 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Hazliansyah

Wasit asal Inggris Michael Oliver memberikan kartu merah kepada kiper Juventus Gianluigi Buffin dalam perempat final leg kedua Liga Champions antara Real Madrid menghadapi Juventus di Santiago Bernabeu, Kamis (12/4) dini hari WIB.

Wasit asal Inggris Michael Oliver memberikan kartu merah kepada kiper Juventus Gianluigi Buffin dalam perempat final leg kedua Liga Champions antara Real Madrid menghadapi Juventus di Santiago Bernabeu, Kamis (12/4) dini hari WIB.

Foto: AP Photo/Francisco Seco
Pengadil asal Inggris itu dinilai Buffon mengeluarkan keputusan kontroversi

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Kiper Juventus Gianluigi Buffon mengeluarkan kata-kata pedas kepada wasit Michael Oliver. Pengadil asal Inggris itu mengeluarkan keputusan kontroversi saat memimpin leg kedua perempat final Liga Champions antara Real Madrid dan Juve.

Duel di markas Madrid, Stadion Santiago Bernabeu, Kamis (12/4) dini hari WIB, berakhir 1-3 untuk keunggulan si Nyonya Tua. Satu-satunya gol tuan rumah diperoleh melalui penalti Cristiano Ronaldo pada menit terakhir waktu normal. Juve unggul terlebih dahulu melalui sepasang gol Mario Mandzukic dan satu sontekan Blaise Matuidi.

Oliver menunjuk titik putih karena bek Juve, Mehdi Benatia, dianggap melanggar Lucas Vazquez. Dalam tayangan ulang, kaki Benatia terlihat menyentuh bola. Para penggawa tamu langsung melakukan protes keras, termasuk Buffon. Sang kapten lantas mendapat kartu merah.

Meski menang, Juve gagal ke semifinal. El Real unggul agregat 4-3 karena mengantongi bekal kemenangan 3-0 pada leg pertama. Atas semua insiden, portiere 40 tahun itu melontarkan kritik terhadap pengadil asal Inggris tersebut.

"Jelas Anda tidak memiliki hati di dalam dada Anda, tetapi di tempat sampah. Jika Anda tidak memiliki karakter untuk memimpin laga seperti ini, di stadion ini, Anda seharusnya duduk di tribun bersama istri dan anak-anak anda, minum Sprite dan makan keripik," ujar Buffon kepada Mediaset Premium, dikutip dari Football Italia, Kamis (12/4).

Kiper 40 tahun ini meminta semua wasit memahami setiap dampak dari keputusan mereka. Pada intinya, menurut dia, jika ada pengadil yang tak bisa mengolah tekanan sebuah laga besar, sebaiknya tak perlu bertugas.

"Kamu bisa merusak impian sebuah tim. Sebuah kehormatan bagi saya menghadapi Real Madrid. Namun, setidaknya, kami bisa memasuki babak tambahan waktu," ujarnya.

Buffon berterima kasih kepada rekan-rekannya yang telah berjuang keras. Kekalahan 0-3 pada leg pertama tak membuat Juve patah arang.

"Saya bangga berada di antara para lelaki ini," tuturnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Deklarasi Emak-Emak Jawa Timur

Senin , 22 Okt 2018, 21:10 WIB